Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Yang Tak Sempat Kau Tanya

[PUISI] Yang Tak Sempat Kau Tanya
Ilustrasi wanita duduk sendirian (unsplash.com/Polina Lavor)

Ada banyak hal yang tak sempat kau tanya
Saat kita masih duduk berhadapan
Misalnya, mengapa aku selalu memilih tempat duduk yang sama?
Atau kenapa aku tak pernah menyukai kecap?

Kau terlalu sibuk dengan pertanyaan besar
Seperti, kemana arah hubungan ini?
Sementara aku hanya ingin kau tanya
“Kau sudah makan?” dengan nada yang sama seperti ibumu dulu

Sekarang semua pertanyaan mengendap
Menjadi endapan di dasar gelas
Yang tak bisa kutawarkan lagi
Karena kau sudah pergi dengan semua rasa ingin tahumu

Dan aku di sini, dengan jutaan jawaban
Yang tak lagi punya pertanyaan
Menjadi buku tebal tanpa pembaca
Menjadi peta tanpa seorang musafir

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Rumah yang Tiba-Tiba Sunyi

10 Mar 2026, 06:25 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction