Satu kursi tetap tidak terisi
Di antara deretan yang mulai sunyi
Tak ada nama yang memanggilnya
Tak ada langkah yang menuju ke sana
Hari berganti tanpa bertanya
Debu perlahan menutupi permukaannya
Namun kekosongan punya cara sendiri
Untuk membuat sesuatu tetap dikenang
Di ruangan itu banyak suara
Tentang mimpi dan masa depan
Namun setiap tawa yang terdengar
Selalu menyisakan satu ruang hening
Kursi itu akhirnya menjadi tanda
Bahwa kehilangan tak selalu bersuara
Kadang ia hanya menyisakan tempat kosong
Yang tak pernah benar-benar bisa digantikan
![[PUISI] Kursi Kosong di Baris Terakhir](https://image.idntimes.com/post/20260812/pexels-cottonbro-6924162_776166d7-b869-4beb-9fd3-78edf697218e.jpg)