Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Langkah Terakhir di Pantai Mei

[PUISI] Langkah Terakhir di Pantai Mei
Gelombang Laut (pexels.com/Pixabay)
Share Article

Aku berdiri menatap nanar
Membaca kepingan pesan yang hilang
Lantas tenggelam dalam lamunan

Kau berdiri mematung di ujung
Tak berlari walau ombak menghambur
Kau bilang 'tuk tetap diam
Namun aku mencari tak sabaran

Lalu makna itu apa? 
Benarkah kita sepasang mata? 
Diam membisu sepanjang senja 
Hingga malam menutup purnama

Biarkan pecah ombak bergemuruh
Menyamarkan suara berisik nan riuh
Katamu kita utuh
Namun, ceritaku selalu rapuh

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

[PUISI] Bersimpuh dalam Sajadah Lusuh

07 Jun 2025, 14:15 WIBFiction
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More
[PUISI] Berhenti Memaksa

[PUISI] Berhenti Memaksa

11 Jul 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Sang Fakir

[PUISI] Sang Fakir

11 Jul 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sampai di Hari Ini

[PUISI] Sampai di Hari Ini

10 Jul 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Air Mata Terakhir

[PUISI] Air Mata Terakhir

10 Jul 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kabar Mereka

[PUISI] Kabar Mereka

09 Jul 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Tanpa Jiwa

[PUISI] Tanpa Jiwa

09 Jul 2026, 17:38 WIBFiction
[PUISI] Laskar Matahari

[PUISI] Laskar Matahari

09 Jul 2026, 05:25 WIBFiction