Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Laut Memanggil

[PUISI] Laut Memanggil
Ilustrasi Laut (Pexels.com/Asad Photo Maldives)

Laut itu memanggilku dalam diam

Aku berjalan dengan penuh kehampaan

Sendiri, tanpa kawan

Aku terus berjalan dan berjalan

 

Ikan-ikan banyak yang menyapa

Tak ku hiraukan sedikit pun mereka

Sebab, kesadaranku telah sirna

Dibawa ombak laut jauh melalang buana

 

Aku berjalan semakin dalam

Tetap sendiri dan terus sendirian

Tak ada lagi suara yang ku dengarkan

Selain panggilan laut yang melenakan

 

Ombak di atas kepalaku masih menari-nari

Menghibur ikan dan seluruh penduduk laut ini

Kesadaran ku kembali

Kala diriku telah menghadap ilahi

Juli 2021

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mohammad Azharudin
EditorMohammad Azharudin
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Asa Tersisa

22 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Buat Apa Bersuara?

[PUISI] Buat Apa Bersuara?

22 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Cangkir Biru

[PUISI] Cangkir Biru

20 Feb 2026, 13:48 WIBFiction
[PUISI] Koma di Ujung Doa

[PUISI] Koma di Ujung Doa

20 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Merawat Percaya

[PUISI] Merawat Percaya

19 Feb 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Perasaan

[PUISI] Makhluk Perasaan

19 Feb 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Entah Kemana

[PUISI] Entah Kemana

18 Feb 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Menyiram Muram

[PUISI] Menyiram Muram

18 Feb 2026, 16:47 WIBFiction