Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Matahari yang Hilang

[PUISI] Matahari yang Hilang
pixabay.com
Share Article

Sendu hati telah bicara 

Sendu mata telah tumpah 

Sendu bibir rapat terkunci 

 

Aku di sini...sendiri

Hanya bersama senja sore hari

Yang akan segera pergi 

Meninggalakan ku sendiri lagi

 

Hanya suara Isak yang mengikat telinga

Yang tak tahu kapan kan hilang dan lenyap 

Aku yang belum siap

Hanya bisa meringkuk dalam gelap 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
erwanto
Editorerwanto