Arunika tenggelam
Simfoni merayu
Kilau tembus pandang
Membius ufuknya
Bagaskara berpose di ujung senja
Tatkala renjana merona
Berbinar memerah atma
Asmaraloka berlabuh dalam gigitan waktu
Menjelang elegi yang pulang
Terselip misteri pada jingganya
Banjir di galaksi
Menyapu binar langit
Evakuasi hati
Pancarona tumpah
Sajian dimensi aksara
Gundah lenyap menelan nostalgia
Gemerlap merasuki logika
Rintisan gagasan
Bianglala menuduh panorama
Cakrawala berjalan pelan
Rasi konflik ditarik saripatinya
Menandai tiap pijakan
Terurai pada sudut senyuman
Membumbui kedewasaan
Bersaksi bentala yang menghilang
Menyampaikan bisikan ego
Esok rindu ricuh
Rusuh memanggil bola mata yang usang
![[PUISI] Melodi dalam Potret Lembayung](https://image.idntimes.com/post/20260805/pexels-bilgekutukoglu-17359244_915c6637-7592-47af-93ac-1d0252631e53.jpg)