Kau adalah lagu yang tak pernah usai, melodi lembut di antara desah angin,
setiap baitnya mengingatkan akan tawa dan air mata,
yang kita bagi dalam diam.
Di sudut-sudut kota ini, aku masih mendengar suaramu,
seperti bisikan lembut yang menuntunku pulang,
meski kau tak lagi di sini.
Di bawah hujan yang jatuh pelan, rintik-rintiknya menyulam sunyi,
mengguratkan namamu pada daun-daun, dan aku berjalan-terbawa cerita,
di antara rintik kenangan yang tak kunjung reda.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[Puisi] Melodi Hujan
![[Puisi] Melodi Hujan](https://image.idntimes.com/post/20250613/1000102520.jpg)
ilustrasi seseorang menaruh tangan pada kaca yang berembun (Pexels.com/Yaroslav Shuraev)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorNabila Inaya
Related Article
[PUISI] Di Antara Gugur dan Tumbuh23 Sep 2026, 17:47 WIB
[PUISI] Rimba Digadai23 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Ia Bukan Lagi Perempuan yang Sama23 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Jam yang Memakan Usia22 Sep 2026, 17:07 WIB
[PUISI] Separuh Percaya yang Dipaksa22 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Dari Luka Tumbuh Kehidupan22 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Daku dan Harap21 Sep 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Cinta yang Membuatku Ragu21 Sep 2026, 19:07 WIB
[PUISI] Menutup Pintu Luka21 Sep 2026, 08:48 WIB
[PUISI] Berhenti Saat Remang21 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Musim Baru untuk Pohon yang Lelah21 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Hilang20 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Dunia Bukan Milik Kita20 Sep 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Dunia yang Berisik20 Sep 2026, 17:47 WIB
[PUISI] Sajak di Bawah Purnama20 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Sengaja Selaraskan Rima20 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Seperti Simfoni19 Sep 2026, 21:48 WIB
[PUISI] Ketika Luka Mulai Berbicara19 Sep 2026, 21:27 WIB
[PUISI] Bersinar dan Tak Luntur19 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Masa saat Tak Menjadi Siapa-siapa19 Sep 2026, 21:02 WIB