Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Melodi Sepi

[PUISI] Melodi Sepi
ilustrasi kesendirian (pixabay.com/CDD20)

Aku kabarkan warta warna-warna rasa
Kala senja menyergap hati luka
Tersisih jatuh dan letih
Lara lirih perih

Aku tuliskan sebuah bait hati
Pualam nurani kelam
Dingin menyergapi malam
Kerapuhan melingkupi diri

Sajak luka dari kesatria
Yang hampir kalah tertusuk fitnah
Aku masih bisa meronta
Tetap hidup meski terkuras darah

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction