Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Menangis dalam Belaian Hujan

[PUISI] Menangis dalam Belaian Hujan
ilustrasi hujan (pixabay.com/nuno_lopes)
Share Article

Biarkan hati gundah dan resah
Hingga butir air mata perlahan menetes dan berlalu
Percayakan hati pasti akan bangkit kembali
Tak perlu takut dianggap lemah

Hujan dan hujan, hujan-hujan
Memeluk perlahan, mendekap rasa diserap
Percayakan padanya, mata tak akan tampak sembab
Bersama guyurannya berbaur sedih, tawa, merinding raga

Antiklimaks cinta di puncak tertinggi
Adakah diri ini mampu menghadapi?
Gejolak patah hati bersenandung mimpi sepi
Pada hujan kuberikan air mata dan kuminta belaian mesra

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Andai Aku Cantik

[PUISI] Andai Aku Cantik

21 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Surga

[PUISI] Rahasia Surga

20 Jun 2026, 20:38 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction