Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Menatap Langit yang Sama

[PUISI] Menatap Langit yang Sama
ilustrasi bayangan perempuan (unsplash.com/Taya Iv)

Menatap nanar kenangan yang kian memudar
Bergulat dengan waktu yang tengah menyambut malam
Mencoba mengambil jeda dari bisingnya dunia
Menumpahkan luka yang tersembunyi rapi dibalik senyum sapa

Sedari awal kita adalah asing
Berharap pada seutas keajaiban bernama takdir
Hanya sebatas bisa menatap langit yang sama
Tanpa bisa bernapas dari udara di ruangan yang sama

Teruslah melangkah
Lepaskan penatmu di ruang rindu yang kau tuju
Jangan pernah cari aku dalam tenangmu
Karna selamanya kisah kita semu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Runtuh dalam Rintih

15 Mei 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Senyum Kecil

[PUISI] Senyum Kecil

14 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Persimpangan Hari

[PUISI] Persimpangan Hari

13 Mei 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Aku Cemburu

[PUISI] Aku Cemburu

13 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISi] Aksara Abadi

[PUISi] Aksara Abadi

12 Mei 2026, 19:48 WIBFiction
[PUISI] Alur Hidup

[PUISI] Alur Hidup

12 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Pagi yang Menunggu

[PUISI] Pagi yang Menunggu

11 Mei 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Sesal

[PUISI] Sesal

11 Mei 2026, 21:17 WIBFiction