Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Merekah di Guyur Hujan

[PUISI] Merekah di Guyur Hujan
ilustrasi merekah di guyur hujan (pexels.com/Plato Terentev)

Apakah bunga yang mekar
harus menunggu saat matahari terbit
dengan cahaya temaram paling indah
hingga siapa pun terpana setengah mati
pada apa yang mereka saksikan saat itu

Bagaimana jika sebaliknya
ia merekah saat semuanya lengah
ketika jalanan banjir begitu tinggi
dan hiruk-pikuk panik rumah bocor
sebab hujan mengguyur begitu deras

Ketika tak seorang pun menyaksikan
ia justru menjadi yang paling megah
berdiri kokoh dengan amat anggun
di tengah gertakan semua kacau balau
ia merekah sempurna dan berakhir layu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Tentang Kesepian yang Ingin Kubagi Denganmu

04 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Semanis Madu

[PUISI] Semanis Madu

03 Apr 2026, 22:08 WIBFiction
[PUISI] Cerita Akhir Maret

[PUISI] Cerita Akhir Maret

03 Apr 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Jedalah Sejenak

[PUISI] Jedalah Sejenak

03 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Rumah Ternyaman

[PUISI] Rumah Ternyaman

03 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sebongkah Es

[PUISI] Sebongkah Es

03 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lahan Basah

[PUISI] Lahan Basah

02 Apr 2026, 22:22 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Pagi

[PUISI] Rahasia Pagi

02 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Bahasa Air Mata

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction