Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Mendekap Kabut Tebal

[PUISI] Mendekap Kabut Tebal
ilustrasi kabut tebal (pexels.com/Yuting Gao)

Kabut tebal 
Membentuk lingkaran iman 
Kadang di dalam dada
Kadang menyangkut di bawah telinga
Kadang bergelantung di sudut mata

Kealpaan-kealpaan terulang
Membuang ke danau pertanggungjawaban
Sementara tetap berharap 
Ada yang menarik ke rumah 

Mendekap kabut tebal
Terasa asing nun dingin
Membuka ketukan pintu
Kehangatan terkasih

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Mengais Ironi

04 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kelam Malam Silam

[PUISI] Kelam Malam Silam

04 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menitip Doa

[PUISI] Menitip Doa

03 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Bius Standar Ganda

[PUISI] Bius Standar Ganda

02 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Jiwa yang Lapuk

[PUISI] Jiwa yang Lapuk

02 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Hilang

[PUISI] Hilang

01 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kopi Tanpa Asap

[PUISI] Kopi Tanpa Asap

01 Mar 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Kepada Ibu

[PUISI] Kepada Ibu

28 Feb 2026, 05:15 WIBFiction