Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Mengenang Luka Masa Lalu

[PUISI] Mengenang Luka Masa Lalu
ilustrasi melihat bintang (pexels.com/Yuting Gao)

Ada ruang di dalam diriku
Tempat kenangan lama berbaring kedinginan
Di sana tersimpan harapan yang pernah pecah
Dan suara yang tak sempat didengarkan

Aku melangkah perlahan ke pintu itu
Mengusap debu yang menempel pada ingatan
Menyentuh perih yang dulu menjerat diri
Kini tinggal bayang samar dalam keheningan

Luka itu menjadi saksi perjuanganku
Mengajarkanku cara menjadi lebih kuat
Meski tak semua dapat kulupa
Aku belajar menerima setiap kegagalan

Kini aku menutup ruang itu perlahan
Tak ada lagi takut yang mengikat langkah
Hanya bisik lembut yang berkata jujur
Bahwa masa lalu tak lagi melukaiku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Menitip Doa

03 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Bius Standar Ganda

[PUISI] Bius Standar Ganda

02 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Jiwa yang Lapuk

[PUISI] Jiwa yang Lapuk

02 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Hilang

[PUISI] Hilang

01 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kopi Tanpa Asap

[PUISI] Kopi Tanpa Asap

01 Mar 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Kepada Ibu

[PUISI] Kepada Ibu

28 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Untuk Anakku

[PUISI] Untuk Anakku

27 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Serambi Kosong

[PUISI] Serambi Kosong

26 Feb 2026, 14:47 WIBFiction