Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Menghentikan Harap

[PUISI] Menghentikan Harap
ilustrasi hidup mengikuti arus (pexels.con/Darya Sannikova)

Terkadang, berhenti menunggu
adalah cara terbaik untuk melepaskan rasa
Di setiap angan yang tinggi,
tersembunyi diam yang perlahan menyesakkan

Dahulu aku percaya
Bahwa segala yang diinginkan akan datang
Namun aku lupa
Bahwa keinginan yang tak terucap bisa mencabik hati

Kini aku tahu
Akar dari segala sesak adalah apa yang tak selalu jadi nyata
Seperti ranting yang tumbuh tak terkendali
Ia merambat di ruang yang tak diundang

Mungkin, yang terbaik adalah diam
Biarkan segala keresahan mengalir tanpa dipaksa
Dengan menghentikan harap
Aku membebaskan setiap langkah dari beban yang tak terlihat

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Hari Ini, Aku Berani Lagi

15 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sisa Tawa di Dada

[PUISI] Sisa Tawa di Dada

15 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ladang Bancakan

[PUISI] Ladang Bancakan

13 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sempurna

[PUISI] Sempurna

12 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Asing

[PUISI] Asing

12 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sahabat Bertumbuh

[PUISI] Sahabat Bertumbuh

11 Apr 2026, 20:28 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hari Jumat

[PUISI] Kepada Hari Jumat

11 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tak Punya Kuasa

[PUISI] Tak Punya Kuasa

11 Apr 2026, 05:04 WIBFiction