Senja sebagai kalimat lupa titik,
Tergantung di langit, ragu untuk selesai
Matahari mengulang dirinya sendiri
Seperti ingatan yang lelah menafsir makna

Menganyam detik dengan benang jingga
Awan-awan berbisik lirih,
Membacakan rahasia tak sempat
ditulis siang

Langit merona, pipinya memerah,
Sementara cahaya merayap
seperti doa
Berjalan tanpa alas kaki
Mengusap bahu senyap