Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Menunggu

[PUISI] Menunggu
ilustrasi anak-anak (pixabay.com/Shlomaster)

Di ujung pintu, seorang anak menunggu
Menatap jalan kosong, sepi dan sunyi
Ia sabar menantikan sang ibu tersayang
Yang kembali dari bekerja di hari siang

Dengan kening berkerut, ia melamun
Mencari arti dari waktu yang berlalu
Namun, semangatnya tak pernah meredup
Karena dia tahu, ibunya akan selalu kembali

Ia menghias meja makan dengan penuh harap
Menyiapkan segala yang diperlukan untuk makan malam
Dan menyalakan lilin sebagai tanda kehangatan
Untuk ibunya yang lelah pulang bekerja

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
KAZH s
EditorKAZH s
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Rasa yang Menghilang dalam Sunyi

03 Mei 2026, 22:48 WIBFiction
[PUISI] Terbentur Rasa

[PUISI] Terbentur Rasa

03 Mei 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Gadai Percaya

[PUISI] Gadai Percaya

03 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Hamparan Semu

[PUISI] Hamparan Semu

01 Mei 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Aku Terkutuk

[PUISI] Aku Terkutuk

01 Mei 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Nasi Goreng Ibu

[PUISI] Nasi Goreng Ibu

01 Mei 2026, 05:04 WIBFiction