[PUISI] Menyaksikan Langit Kelabu

Sedang mendongak dengan nanar
Jangan mengharap sorot mata berbinar
Kecemasan terurai dengan samar
Memahami tentang takdir yang hambar
Mereka sedang menyaksikan langit kelabu
Bukan arakan mendung yang mengubah warna
Pukulan asap sedang membumbung
Seiring jeritan tangis meraung
Kembali terhenyak menyaksikan langit kelabu
Andai semesta mampu memberikan ucapan
Belasungkawa berturut-turut disampaikan
Mendengarkan suara riuh redam
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.



















