Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pada Senja Kedua

Default Image IDN
Default Image IDN

Senja itu terlupa
Kau berdiri memandang langit
Meluapkan segala tangis yang tumpah
Mengucap sumpah serapah

.

Bagimu mendung tak hanya kelabu
Tapi biru yang menenggelamkan
Kau larut di dalamnya
Berharap menjadi buih-buih lenyap

.

Aku tidak tahu bahwa perpisahan bisa sebegitu perih
Waktu mencambukmu untuk berdiri
Lantas kaujatuh
Jatuh pada cinta yang perih
Jatuh pada luka yang serupa jurang
Kau jatuh tanpa tahu bagaimana cara berdiri

.

Aku hanya bisa memandangimu
Dari balik awan-awan
Pada senja kedua
Pada waktu berbeda
Sementara kau telah terlalu renta

.

Jakarta, 06 September 2018

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Arifina Budi A.
EditorArifina Budi A.
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[CERPEN] 737 Hari

08 Feb 2026, 08:10 WIBFiction
ilustrasi hujan

[PUISI] Memohon Hujan

08 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi berjalan di hutan

[PUISI] Jeritan Rimba

08 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi surat cinta

[PUISI] Kutub Kutub Magnet

07 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi hutan bambu

[PUISI] Rumah tak Bersisa

07 Feb 2026, 07:07 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih karena ditinggal kekasih

[PUISI] Belenggu Rindu

06 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi menggosip

[CERPEN] Penggosip

05 Feb 2026, 15:17 WIBFiction