Terbangun dari lelapku
Ya, pagi memang cerah
Tapi tidak dengan hatiku
Aku dihadirkan oleh sesuatu yang membuatku menggerutu tak bermutu
Perilaku yang tidak patut
Mungkin saja itu sikap aslinya
Bukan berarti aku mengharapkan untaian kata indahnya
Namun, ini sangat tidak beretika
Ah, pagi yang kesal
Ditambah hati yang kian gumal
Tak mengapa kuterima semua ini
Meski sedikit kutoleransi
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Pagi yang Tak Ramah
![[PUISI] Pagi yang Tak Ramah](https://image.idntimes.com/post/20220322/fromandroid-1da76a3e5683ac843b243baff51cc63f.jpg)
ilustrasi pria muda (pexels.com/Andrea Piacquadio)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [PUISI] Menulis Puisi Berikutnya20 Mar 2022, 22:22 WIB
Editorial Team
EditorTedi Aditia Pradana
Related Article
[PUISI] Yang Lebih Megah dari Harta05 Agu 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Sayup-sayup Doa05 Agu 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Pengawal Sang Saka05 Agu 2026, 12:57 WIB
[PUISI] Bertopeng Kepalsuan05 Agu 2026, 12:48 WIB
[PUISI] Saat Harapan Kehilangan Warna05 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Mengeja Perempuan05 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Senandung untuk Sahabat04 Agu 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Debaran di Dalam Dada04 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Sisa Nyawa04 Agu 2026, 10:07 WIB
[PUISI] Kematian04 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Belajar dari Arah yang Salah04 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Aku Baru Pulang Hari Ini03 Agu 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Seruan Luka dari Ruang Suram03 Agu 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Kau Selalu Tahu03 Agu 2026, 15:07 WIB
[PUISI] Pria Tak Banyak Kata03 Agu 2026, 06:25 WIB
[PUISI] Jam Tua di Dinding Rumah03 Agu 2026, 05:04 WIB
[Puisi] Ketika Siang Menundukkan Mata02 Agu 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Detak yang Riuh02 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Porsi-Porsi Kekalahan02 Agu 2026, 18:57 WIB
[PUISI] Tenang di Antara Riuh02 Agu 2026, 15:47 WIB