Ia tak pandai berkata cinta,
tapi langkahnya pulang membawa cahaya.
Tangannya tak sering menggenggam,
tapi pintu rumah selalu terbuka diam-diam.
Ia duduk paling akhir di meja makan,
menyisakan lauk, menyimpan lapar.
Bukan karena tak ingin kenyang,
tapi agar kita tahu artinya tenang.
Suara hatinya tak banyak terdengar,
tapi doanya ada dalam setiap kelakar.
Ia jarang memeluk dengan tangan,
tapi bahunya tempat kita selalu bisa bersandar pulang.
Waktu berjalan tanpa banyak jeda,
rambutnya memutih seperti musim yang tak bersuara.
Namun, ia tetap di sana diam, tapi nyata,
seperti peluk yang tak banyak kata, tapi selalu ada.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Peluk yang Tak Banyak Kata, tapi Selalu Ada
![[PUISI] Peluk yang Tak Banyak Kata, tapi Selalu Ada](https://image.idntimes.com/post/20250804/pexels-aditya-bose-1283557-2450224_b897f69c-93c7-4a29-9e60-f40ea8509a9d.jpg)
ilustrasi peluk yang tak banyak kata, tapi selalu ada (pexels.com/Aditya Bose)
Take a Deeper Read
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- [PUISI] Refleksi Sore Hari04 Aug 2025, 05:04 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- [PUISI] Jendela Retak01 Aug 2025, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Hutan Mengabu dan Burung Tak Bersuara24 Oct 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Cahaya di Balik Kesedihan24 Oct 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Rapat Darurat di Dalam Kepala24 Oct 2026, 17:07 WIB
[PUISI] Rintik yang Pulang Setelah Penantian24 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Janji Manis Dewa Petir yang Menyambar Kewarasan24 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Bangku Tua di Ujung Taman23 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Asa Berperi23 Oct 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Bencana di Balik Angka23 Oct 2026, 18:07 WIB
[PUISI] Jendela yang Selalu Terbuka23 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Anak Kecil Itu Sudah Mati23 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Melodi yang Kehabisan Kata22 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Juang Tanpa Henti22 Oct 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Figuran Tanpa Nama22 Oct 2026, 10:07 WIB
[PUISI] Mengukir Luka Baru22 Oct 2026, 08:18 WIB
[PUISI] Sungai yang Tidak Melawan Batu22 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Ketika Sarang Menjadi Abu22 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Tetaplah Jatuh Cinta Walau Negara Porak-Poranda22 Oct 2026, 01:10 WIB
[PUISI] Asap Kalimantan dan Wajah-Wajah yang Berpaling22 Oct 2026, 00:19 WIB
[PUISI] Terima Kasih Hidup21 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Benar Pada Akhirnya21 Oct 2026, 20:07 WIB