[PUISI] Perempuan dan Tubuhnya

Kobaran pandang menyoroti tubuh perempuan
Ke mana ia pergi, gerombolan mata elang itu mengikuti
Samar-samar tawa mereka terdengar di belakang
Tubuh berjalan dianggap benda mati
Perempuan dan tubuhnya
Perempuan berusaha menikmati sedikit dari banyak hal yang sebenarnya bisa dinikmati
Tapi mereka melihatnya sambil kelaparan dan melahapnya jika ada kesempatan
Lalu mengubur jiwanya hidup-hidup jika melawan
Coba berdiri tanpa sehelai busana
Engkau pasti terpana pada pantulan cerminmu sendiri
Tiap inci lekuk tubuhmu begitu seksi
Begitulah para mangsa menatapmu, bahkan ketika semuanya tersembunyi
Beranikah menawar kehormatan?
Tubuh perempuan terlalu berharga untuk sebuah angka
Dinodai pun tak akan hilang keindahannya
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.


















