Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pewaris Tahta dalam Bayang-Bayang Dusta

[PUISI] Pewaris Tahta dalam Bayang-Bayang Dusta
ilustrasi puisi pewaris tahta dalam bayang-bayang dusta (pixabay.com/geralt)

Pinokio bersiap, membentuk pewaris tahta.
Menjadikan anaknya raja, adipati dalam bayang-bayang dusta.

Sabdanya samar, tak pernah jelas artinya,
"Nggak" menjadi "iya" di antara dusta yang nyata.
Setiap bisikan, bagai belenggu tanpa cela,
Semua bisa diatur, seolah dunia tanpa dosa.

Di luar sana, pengangguran merajalela,
Rakyat bertanya, namun, Pinokio tak peduli,
"Kok nanya saya?" jawabnya dengan ringannya,
Sementara rakyat terjebak, dikibuli dalam hampa tiada tepi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Malik Ibnu Zaman
EditorMalik Ibnu Zaman
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Asa Tersisa

22 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Buat Apa Bersuara?

[PUISI] Buat Apa Bersuara?

22 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Cangkir Biru

[PUISI] Cangkir Biru

20 Feb 2026, 13:48 WIBFiction
[PUISI] Koma di Ujung Doa

[PUISI] Koma di Ujung Doa

20 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Merawat Percaya

[PUISI] Merawat Percaya

19 Feb 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Perasaan

[PUISI] Makhluk Perasaan

19 Feb 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Entah Kemana

[PUISI] Entah Kemana

18 Feb 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Menyiram Muram

[PUISI] Menyiram Muram

18 Feb 2026, 16:47 WIBFiction