Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Puing-Puing Bising
ilustrasi seseorang yang bingung dengan banyaknya kesibukan (pexels.com/Mikhail Nilov)

Dunia semakin pandai menciptakan suara

Menyuruh kita berlari mengejarnya tanpa ada habisnya

Sementara hari-hari perlahan runtuh tanpa aba-aba

Meninggalkan puing di sepanjang langkah manusia

Ada yang menghitung sisa angka di rekening

Ada yang menunggu pekerjaan sambil mengais harapan asing

Ada yang menyembunyikan lelah di balik senyum yang kering

Lalu pulang membawa malam yang semakin bising

Di luar sana, pencapaian terus meninggi

Gedung-gedung kesuksesan tumbuh tanpa henti

Sementara kita memunguti pecahan diri

Dari hidup yang sudah retak berkali-kali

Maka tak apa bila langkahmu belum secepat mereka

Tak apa bila tanganmu masih berdebu oleh reruntuhan dunia

Sebab mungkin kita bukan tertinggal dari siapa-siapa

Hanya sedang menyusun kembali diri dari puing-puing yang tersisa

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team