Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pulang

ilustrasi orang berjalan pulang (pexels.com/Ekam Juneja)
ilustrasi orang berjalan pulang (pexels.com/Ekam Juneja)

Sepoi angin berdesir lembut, membelai rindu
Merajut sadar yang lantak berserakan runtuh
Menyeru pulang, menganyam langkah patuh

Berulang kali alibi tertutur
Berulang kali akal budi ditampik
Begitu mencecap, terguncang kalang kabut
Alhasil, disapa sesal, persis ekspektasi

Jamahan halus tak henti menggelitik
Padahal, ditepis sadar berulang kali
Duhai Pencipta, mengapa Kau begitu Pengasih?
Acap berkhianat, namun Kau tak pernah mangkir
Kalbu yang disengaja beku, Kau tetap rengkuh intim

Tuhan ...
Kepada jiwa yang tak tahu malu, mafhum-Mu selalu penuh
Layakkah aku? Menghadap bermuatan luput
Tak henti Kau semat rindu pada kedalaman palungku
Menjemput pulang aku yang lusuh

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kutub Kutub Magnet

07 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi hutan bambu

[PUISI] Rumah tak Bersisa

07 Feb 2026, 07:07 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih karena ditinggal kekasih

[PUISI] Belenggu Rindu

06 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi menggosip

[CERPEN] Penggosip

05 Feb 2026, 15:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang kehujanan

[PUISI] Hujan dan Luka

04 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi gambar orang berjalan

[CERPEN] Langkah Kerinduan

04 Feb 2026, 05:10 WIBFiction
Seseorang menatap langit senja

[PUISI] Jingga di Langit

04 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi potret buram (pexels.com/Cottonbro studio)

[PUISI] Simpang Buram

03 Feb 2026, 06:12 WIBFiction