Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Sebatang Pensil

[PUISI] Sebatang Pensil
ilustrasi pensil (pexels.com/Torsten Dettlaff)
Share Article

Sebatang pensil tergulung dari sudut meja
Terhempas jatuh tersembunyi di balik pintu
Disangkanya, kehilangan akan melanda Sang Tuan
Rupanya, hingga lapuk usia, ia menjalani hidup dengan tak bertuan

Malam-malam terasa panjang
Entah berapa purnama berlalu, sudah tak masuk dalam hitungan
Beribu kali ia mendengar decit pintu dan jerit frustasi seseorang
Bukan lagi suara bocah ingusan, suara serak remaja tanggung yang kini menghantui penghujung malam. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More

[PUISI] Sisi Gelap Senja

04 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Balikpapan Baru

[PUISI] Balikpapan Baru

03 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Komuni Jiwa

[PUISI] Komuni Jiwa

03 Jun 2026, 09:08 WIBFiction
[PUISI] Negara Hadir

[PUISI] Negara Hadir

03 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Jingga Selamanya

[PUISI] Jingga Selamanya

01 Jun 2026, 19:38 WIBFiction