Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Sebuah Penantian

[PUISI] Sebuah Penantian
ilustrasi perempuan bersedih (pexels.com/Cottonbro Studio)

Bertahun bertahan dada ini menyimpan sebuah nama
Tanpa pernah menghapusnya barang sekali
Pun mengganti dengan nama lain
Yang barangkali lebih indah 

Kesiur angin yang terbang adalah saksi
Betapa rindu yang selalu kugantung di langit malam
Adalah segenap perasaan yang terdalam
Yang mengharapkan temu dan senyum manis darimu

Bertahun bertahan penantian yang kujalani
Nyatanya sia-sia begitu saja
Semua sirna tanpa membekas di kepalamu
Asing bahkan menerpa temu kita setelah sekian lama
Seolah tak pernah ada aku di dadamu

Seolah kau tak mengerti bila aku menantimu
Seolah kau amnesia bila ada aku yang tiba-tiba kau tinggal begitu saja
Tanpa permisi apalagi berikan penjelasan yang pasti
Kau buatku menanti yang benar-benar tak pasti

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Aku Terkutuk

01 Mei 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Nasi Goreng Ibu

[PUISI] Nasi Goreng Ibu

01 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

29 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kucari Kamu

[PUISI] Kucari Kamu

28 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Inang Benalu

[PUISI] Inang Benalu

27 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rumit

[PUISI] Rumit

26 Apr 2026, 20:17 WIBFiction