Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sebuah Perubahan

[PUISI] Sebuah Perubahan
Unsplash.com/Larm Rmah

Saat nama tak lagi dihormati

Hening menjadi bunyi yang dipuji

Kala itu kita menjadi asing

Diam di tengah-tengah bising

 

Siapa kau? 

Apakah kita pernah benar-benar saling mengenal?

Akhir-akhir ini sapa tak lagi ada

Entah lenyap atau memang sudah semestinya

 

Ada banyak alasan untuk menghela nafas

Lelah, sakit, atau kesibukan yang membuat kita semakin keras

Semakin beringas

Semakin ganas, dan terus-terusan menangkas

 

Sebuah keakraban yang sudah hilang

Sebuah perubahan menjadi asbab segalanya tertimbang

Ada yang mencoba tenang

Walau pada akhirnya, ia pun harus angkat pedang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Meld Awan
EditorMeld Awan
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction