Sahabat terbaikku, sosokmu sungguh berharga
Bagai cahaya surya yang menghangatkan jiwa
Setia menyinari kapan pun di kala suka maupun duka
Memberi warna di langit jiwa yang dahulu gulita
Ketika badai datang melanda runtuhkan asa
Tingkah lakumu menjelma bak penyejuk suasana
Mengusap luka di relung hati yang terasa hampa
Menghapus gundah yang teramat sesak di dada
Namun, waktu tak kenal lelah untuk melaju
Langkah yang dulu searah, mulai tak lagi menyatu
Tali persahabatan pun perlahan berakhir semu
Hanya tersisa kenangan yang menggema dalam kalbu
Kini hadirmu hanya bisa kurindukan dalam diam
Cinta dan kasih sayang untukmu tak akan pernah padam
Meski jarak membentang hingga hidup kembali suram
Percayalah namamu selalu bersemayam di relung terdalam
Jika kelak takdir mempertemukan kita kembali
Berjanjilah untuk saling menghampiri dengan senyum bak mentari
Agar rindu dan sepi sungkan untuk mengetuk pintu hati
Sebab, sahabat sejati tak akan pernah benar-benar pergi
![[PUISI] Secarik Pesan untuk Sosok yang Tak Terlupakan](https://image.idntimes.com/post/20260403/pexels-callmehuyuno-351330-1_a18889a8-4d86-4464-ae89-d8e6bb271cbc.jpg)