Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Semarak Tak Bertuan

[PUISI] Semarak Tak Bertuan
ilustrasi suasana kota (pexels.com/Luis Dalvan)

Di antara reranting yang rapuh
Menemukan warna bukan milik siapa pun
Menari dalam siul bising angin
Yang lupa mencari pemiliknya

Cahaya berhamburan
Serupa pecahan mimpi jatuh di pelataran senyap
Menyalakan gema pada ruang
Menarik hiruk-pikuk

Semarak itu,
Mengalir dari celah waktu yang retak,
Membelai langkah-langkah asing
Ia hidup tanpa rumah

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Ruang antara Dua Hening

30 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

29 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kucari Kamu

[PUISI] Kucari Kamu

28 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Inang Benalu

[PUISI] Inang Benalu

27 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rumit

[PUISI] Rumit

26 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Sepi yang Berisik

[PUISI] Sepi yang Berisik

26 Apr 2026, 05:25 WIBFiction