Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Tak Terucap

[PUISI] Tak Terucap
ilustrasi hujan (pexels.com/@pixabay)

Pada hujan yang dirindu sang pohon
Tegap berdiri di bawahnya sang tanah
Terasing di sisi jalan berteman debu
Berayun sendu disapa angin

Pada hujan yang dirindu sang pohon
Bergeming lalu menguning
Tak beranjak tak pula bersajak
Tak terbata meniti kata

Pada hujan yang dirindu sang pohon
Dibiarkan segalanya tak terucap
Karena ia tahu
Sang hujan akan selalu kembali padanya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anjar Anjar
EditorAnjar Anjar
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Rumah yang Tiba-Tiba Sunyi

10 Mar 2026, 06:25 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction