Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Telah Menjadi Rapuh

[PUISI] Telah Menjadi Rapuh
ilustrasi pria kesepian (pixabay.com/MDARIFLIMAT)

‍telah menjadi rapuh
bukan dimakan waktu melainkan keraguan
telah hampir pasrah diserap kemungkinan-kemungkinan yang payah

dan tak ada angin pun hujan pembawa kabar baik
setiap bunyi yang terdengar hanya ketidakpastian yang membawa kabar resah
sementara masa depan sedang bergulir
melintasi bulir-bulir pasir yang basah

hari-hari pun berlalu dengan gelisah
sesuatu pun lewat tanpa sempat singgah

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ekos Saputra
EditorEkos Saputra
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Langit yang Terluka oleh Manusia

10 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction