Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Terikat Semesta

[PUISI] Terikat Semesta
Berjalan di pinggir laut (pexels.com/Giannis Grevenitis)

Kita bertemu di bawah rembulan syawal

Menumpahkan segala rasa dan asa  

Kukirim pesan lewat burung hitam

Hanya sebatas satu dua kalimat, agar kita tetap terikat

Kurangkai pula puisi,  dengan segala tumpah ruah rindu

 

kau bawa segala sajak dan kata penuh cinta, sarat makna

Tapi kita terikat semesta penuh nestapa

Malam yang kian kelam, rinduku rindumu sangat dalam

Hingga kita tak lagi bisa menjangkaunya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yupi Karoh
EditorYupi Karoh
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Tidak Ada Kemenangan di Atas Tangisan

01 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Nasi Goreng Ibu

[PUISI] Nasi Goreng Ibu

01 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

29 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kucari Kamu

[PUISI] Kucari Kamu

28 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Inang Benalu

[PUISI] Inang Benalu

27 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rumit

[PUISI] Rumit

26 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Sepi yang Berisik

[PUISI] Sepi yang Berisik

26 Apr 2026, 05:25 WIBFiction