Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Wanita Tandus

Pexels/Kat Jayne
Pexels/Kat Jayne

Lensa matamu buram tak berfokus,
gersang berbalutkan tandus.

Hidungmu semerbak aroma pinokio,
semilir di atas kertas folio.

Kau berdansa dengan jemari,
paradigma melayang kesana-kemari.

Wajahmu kusam penuh minyak,
dipandang oleh khalayak.

Kepalamu terus melayang-layang,
di atas seluas samudera  mengawang-awang.

Lidahmu bersekolah,
hatimu bolos sekolah.

Mindsetmu akademisi,
Rasamu dipuncak inflasi.

Menyelamlah seluas suluk,
hujanilah sedalam lubuk.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Arifina Budi A.
EditorArifina Budi A.
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Membarulah Tanpa Menentang Tabu

04 Jan 2026, 05:52 WIBFiction
Ilustrasi tumbuh

[PUISI] Tumbuh

04 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi rintik hujan di jendela

[PUISI] Air Mata Semesta

04 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi puisi episode yang mati

[PUISI] Episode yang Mati

03 Jan 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi puisi selangkah mundur

[PUISI] Selangkah Mundur

03 Jan 2026, 19:22 WIBFiction
ilustrasi buku kumpulan sajak

[PUISI] Sajak Cinta

03 Jan 2026, 16:47 WIBFiction
ilustrasi menikmati senja

[PUISI] Mengulang Senja

03 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi ibu dan anak

[Puisi] Seribu wajah ibu

02 Jan 2026, 20:07 WIBFiction
ilustrasi perempuan di bangunan terbengkalai seorang diri

[PUISI] Dialog Tak Bernada

02 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi wanita bahagia

[PUISI] Utuh Setelah Retak

31 Des 2025, 07:15 WIBFiction
ilustrasi memegang uang

[PUISI] Semburat Nafsu

31 Des 2025, 05:04 WIBFiction