Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memiliki beragam kuliner tradisional yang masih bertahan hingga sekarang. Salah satunya adalah mi pentil, hidangan sederhana yang sudah dikenal sejak puluhan tahun lalu. Meski namanya terdengar unik, mi pentil menyimpan cerita sejarah sekaligus menjadi bukti kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal.
Berbeda dari mi pada umumnya yang menggunakan tepung terigu, mi pentil tradisional dibuat dari singkong sehingga memiliki tekstur yang khas. Tak heran jika kuliner ini masih menjadi favorit banyak orang, terutama bagi pencinta makanan tradisional. Nah, berikut ini empat fakta menarik tentang mi pentil yang patut kamu ketahui. Yuk simak!
