Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

8 Hidangan Berbahan Dasar Daging Warisan Dinasti Mughal, Apa Saja?

8 Hidangan Berbahan Dasar Daging Warisan Dinasti Mughal, Apa Saja?
bollywoodmasalaz.com

Bagi penonton film dan drama Jodha Akbar pasti tak asing lagi dengan nama Dinasti Mughal. Pada era ini kejayaan Islam terus berkembang di sekitaran Afganistan, Balochistan, dan sebagian besar India.

Kekayaan budaya dan ragam arsitekturnya masih bisa dinikmati hingga sekarang, begitu juga dari segi makanan. Bahkan untuk makanan ini ada sebuah catatan hidangan yang diyakini disiapkan untuk istana Kaisar Shahjahan, catatan ini bernama Nuskha-i-Shahjahani.

Bagi kamu yang menyukai hidangan berbahan dasar daging, Mughal memiliki beberapa hidangan eksotis yang dapat kamu temui di berbagai perayaan, terutama di hari-hari besar Islam. Ini dia daftar hidangannya.

1. Hyderabadi Haleem

timesofindia.indiatimes.com
timesofindia.indiatimes.com

Hidangan ini termasuk variasi haleem (sup) populer di India. Biasanya terbuat dari daging kambing, lentil, dan gandum yang ditumbuk halus hingga menjadi pasta yang kental. Makanan ini sebenarnya berasal dari daerah Arab namun dikombinasikan dengan rempah-rempah lokal.

Biasanya hyderabadi haleem dikonsumsi sebagai menu berbuka puasa. Namun kamu juga bisa melihat hidangan ini pada acara pernikahan dan perayaan-perayaan tertentu.

2. Khichra

hungryforever.com
hungryforever.com

Khichra juga masuk ke dalam variasi haleem. Hidangan ini populer di kalangan umat muslim di anak benua India. Makanan menjadi salah satu hidangan wajib di Hari Asyura. Khichra ini terbuat dari daging kambing, lentil dan rempah.

Sama seperti hyderabadi haleem, khichra juga dimasak hingga menjadi pasta kental. Bedanya, daging pada hyderabadi haleem dimasak sampai daging menjadi satu dengan lentil sementara daging pada khichra masih berbentuk potongan atau kubus.

3. Nihari

celebritynews.pk
celebritynews.pk

Nihari populer bagi Muslim di kawasan Delhi, Bhopal dan Lucknow. Hidangan ini dibuat dari daging yang dimasak bersama sumsum tulang dengan menggunakan teknik slow-cooked. Bagian utama yang digunakan adalah kaki kambing atau sapi. 

Makanan ini dimasak semalaman lalu dihidangkan pada esok paginya. Ia terkenal dengan tekstur dan cita rasa pedasnya.

4. Rogan Josh

maunikagowardhan.co.uk
maunikagowardhan.co.uk

Rogan josh termasuk ke dalam jenis kari. Ia merupakan makanan khas Kashmir yang terbuat dari daging domba atau kambing. Daging ini direbus bersama saus yang dibumbui dengan bawang putih, jahe dan rempah-rempah aromatik. Warna merah pekatnya berasal dari bunga atau akar Alkanna tinctoria dan cabai kering Kashmir.

5. Aloo Gosht

indianambrosia.com
indianambrosia.com

Selain di India, aloo gosht juga populer di Pakistan dan Bangladesh. Bahan utama hidangan ini adalah kentang dan daging kambing atau daging domba. Bahan ini dimasak di dalam saus sorba hingga daging menjadi empuk.

Biasanya aloo gosht akan ditambah daun ketumbar cincang saat disajikan.

6. Keema Matar

afeliaskitchen.com
afeliaskitchen.com

Hidangan ini biasanya disajikan di hari khusus atau perayaan India. Hidangan juga jadi menu mingguan keluarga Mughal. Bahannya sendiri terdiri dari kacang yang dimasak bersama daging giling, banaspati ghee, dan rempah khas India. 

7. Kofta

realfood.tesco.com
realfood.tesco.com

Kofta terbuat dari daging sapi cincang yang dicampur dengan beberapa rempah lalu dibentuk bulat seperti bakso. Hidangan ini juga populer di kawasan timur tengah. Hanya saja kofta khas India disajikan dengan saus pedas. Kadang kofta ini juga dimasak dengan telur rebus.

8. Pasanda

opentable.hk
opentable.hk

Hidangan ini dibuat dari daging kaki domba atau kambing yang dipotong dan dipipihkan. Tapi kini juga dibuat dari daging sapi yang di-filet. Daging kemudian direndam beberapa jam bersama yogurt, bubuk cabai dan berbagai bumbu. Lalu digoreng dan dihiasi tomat atau almond.

Itu dia 8 hidangan berbahan dasar daging warisan dari Dinasti Mughal. Jika dilihat dari asalnya, hidangan Mughal ini mendapat banyak pengaruh dari masakan Persia maupun kawasan lain di Asia Tengah. Jadi tak heran kalau beberapa hidangan Mughal terlihat mirip dengan hidangan yang ada di kawasan tadi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Related Articles

See More

Bolehkah Makan Popcorn saat Diet? Ini Jawaban Lengkapnya!

12 Mei 2026, 19:28 WIBFood