4 Tips Menggoreng Ikan Salmon yang Krispi dan Lezat

- Menggoreng salmon perlu pengaturan api sedang dan waktu singkat agar bagian luar tidak gosong serta daging tetap lembut dan juicy.
- Gunakan wajan antilengket dan pastikan kulit ikan benar-benar kering supaya tidak menempel serta menghasilkan tekstur kulit yang renyah.
- Suhu tinggi saat menggoreng bisa menurunkan kadar omega-3, sehingga disarankan tidak terlalu sering mengonsumsi salmon goreng demi menjaga nilai gizinya.
Siapa yang tidak suka ikan salmon? Selain rasa yang mewah dan teksturnya yang lembut, ikan ini dikenal sebagai "superfood" karena kandungan gizinya yang selangit. Biasanya, kita melihat salmon disajikan dalam bentuk sashimi, dipanggang, atau dikukus. Namun, pernah gak kamu terpikir untuk menggorengnya agar dapat sensasi renyah?
Kamu bisa mengolah salmon dengan cara pan-fry (menggoreng dengan sedikit minyak di wajan datar) maupun deep-fry (merendam dalam minyak banyak). Menggoreng salmon memberikan tekstur yang unik, yakni kulit yang krispi dan garing, tetapi bagian dagingnya tetap juicy dan lembut di dalam.
Namun, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan agar hasilnya tidak gagal. Mari kita bedah tuntas tips menggoreng ikan salmon yang benar agar dagingnya gak hancur, serta gizinya masih selangit berikut ini!
1. Perhatikan suhu api dan durasi masak

Kunci utama dalam menggoreng salmon adalah pengendalian api. Kamu disarankan menggunakan api sedang. Jika api terlalu besar, bagian luar salmon akan cepat gosong, sementara bagian dalamnya masih mentah. Sebaliknya, api yang terlalu kecil akan membuat ikan terlalu banyak menyerap minyak.
Selain itu, salmon adalah jenis ikan yang sangat cepat matang. Kamu tidak boleh memasaknya terlalu lama agar tidak overcooked. Salmon yang dimasak terlalu lama akan kehilangan kelembapannya, teksturnya menjadi kering, keras, dan seratnya terasa sepah saat dikunyah. Cukup masak beberapa menit di setiap sisi sampai warnanya berubah menjadi merah muda pucat yang cantik.
2. Pastikan kulit kering dan gunakan wajan yang tepat

Pernah gak kamu mengalami drama kulit ikan menempel di wajan saat digoreng? Untuk menghindarinya, pastikan kamu menggunakan wajan antilengket yang berkualitas. Selain itu, sebelum memasukkan salmon ke wajan, pastikan kulit ikan benar-benar kering. Kamu bisa menepuk-nepuk permukaan kulitnya menggunakan tisu dapur sampai tidak ada sisa air.
Kulit yang kering adalah rahasia untuk mendapatkan tekstur yang renyah dan mencegah letupan minyak yang berlebihan. Letakkan bagian kulit terlebih dahulu di atas wajan panas, lalu tekan sedikit agar kulitnya tidak mengerut dan bisa matang merata.
3. Risiko penurunan nutrisi omega-3

Ini adalah poin yang paling penting untuk kamu ketahui. Salmon sangat populer karena kandungan asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan otak. Masalahnya, suhu panas yang tinggi saat proses menggoreng dapat mengurangi kadar nutrisi tersebut.
Minyak goreng yang dipanaskan hingga suhu ekstrem bisa memicu oksidasi pada lemak sehat ikan. Jadi, meskipun rasanya sangat enak, menggoreng salmon memang memberikan nilai gizi yang sedikit lebih rendah dibandingkan dengan mengukus atau memanggangnya dengan suhu stabil.
4. Jangan terlalu sering dikonsumsi dengan cara digoreng

Karena adanya risiko penurunan nutrisi dan tambahan kalori dari minyak goreng, disarankan agar kamu tidak terlalu sering mengonsumsi salmon yang digoreng. Kamu tetap boleh menikmatinya sesekali sebagai variasi menu agar tidak bosan.
Jika ingin lebih sehat, kamu bisa menggunakan minyak yang lebih stabil terhadap panas seperti minyak zaitun (khusus untuk menumis) atau minyak alpukat. Selalu imbangi juga dengan asupan sayuran hijau agar menu makan kamu tetap seimbang.
Jadi, sekarang kamu sudah tahu kan kalau menggoreng salmon itu sah-sah saja? Selama kamu mengikuti tips di atas, kamu tetap bisa menikmati kelezatan salmon dengan tekstur yang sempurna. Selamat mencoba di dapur, ya!


















