4 Makanan Hangat dari Asia yang Cocok Disajikan saat Musim Dingin

- Ramen Jepang menyajikan mi gandum dalam kaldu panas gurih umami, dengan pilihan kuah kental seperti miso dan tonkatsu serta pelengkap daging, telur, dan rumput laut.
- Kimchi jjigae Korea Selatan memadukan kimchi, tahu, daging, dan gochujang dalam sup panas bercita rasa asam, pedas, serta gurih.
- Tom yum Thailand dan pho Vietnam menawarkan kuah panas berempah: tom yum bercita rasa asam-pedas dengan udang, sementara pho memakai mi beras dan kaldu tulang aromatik.
Musim dingin sangat identik dengan suhu udara yang rendah sehingga banyak orang mulai mencari makanan hangat yang bisa memberikan kenyamanan pada saat disantap. Berbagai negara di Asia sebetulnya menawarkan banyak hidangan khas yang bukan hanya mengenyangkan, namun juga bisa menawarkan rasa kuah pedas, rempah aromatik, dan perpaduan makanan yang sangat menggugah selera.
Satu hal menarik adalah setiap negara biasanya memiliki cara tersendiri untuk mengolah makanan agar cocok dinikmati pada saat suhu udara mulai dingin. Oleh sebab itu, simaklah beberapa makanan hangat khas Asia berikut ini yang ternyata cocok dinikmati pada saat musim dingin tiba.
1. Ramen dari Jepang

ilustrasi shoyu ramen (pexels.com/alleksana) Ramen merupakan salah satu hidangan mi khas jepang yang sangat cocok disajikan pada saat kondisi cuaca sedang dingin. Makanan yang satu ini biasanya menggunakan mi yang berbahan dasar gandum dan disajikan bersama dengan kuah kaldu panas dengan berbagai pilihan rasa yang berbeda. Bahkan, hidangan tersebut juga kerap dilengkapi dengan irisan daging tomat telur rebus berbumbu, daun bawang, rumput laut, hingga berbagai pelengkap lain yang membuat cita rasanya semakin kaya.
Salah satu daya tarik utama dari ramen terletak pada kuahnya yang dimasak dengan menggunakan bahan-bahan tertentu, sehingga menghasilkan rasa gurih yang umami dan aroma yang sangat khas. Ada beberapa jenis ramen yang memiliki kuah cenderung kental, seperti miso ramen dan tonkatsu ramen, sehingga memberikan sensasi yang terasa lebih kaya pada saat disantap.
2. Kimchi jjigae dari Korea Selatan

ilustrasi kimchi jjigae (pexels.com/makafood) Kimchi jjigae merupakan hidangan sup khas Korea Selatan yang menggunakan kimchi sebagai bahan utamanya. Makanan ini pada umumnya akan dimasak bersama dengan tahu, daging, bawang bombay, daun bawang, hingga pasta cabai Korea atau yang kerap dikenal sebagai gochujang agar bisa menghasilkan sensasi rasa asam, pedas, dan gurih yang khas.
Pada umumnya kimchi jjigae disajikan dalam panci kecil yang kondisinya masih panas, sehingga cocok disajikan pada saat suhu udara sedang dingin. Sensasi pedas dari bumbu cabai seolah berpadu dengan rasa asam khas Kimchi dan kuah kaldu yang gurih, sehingga memberikan pengalaman makan yang terasa kaya akan rasa.
3. Tom yum dari Thailand

ilustrasi tom yum (unsplash.com/Streets of Food) Tom yum merupakan sup khas Thailand yang terkenal dengan sensasi rasa asam, gurih, pedas juga aroma rempah yang sangat kuat di dalamnya. Hidangan ini pada umumnya menggunakan bahan-bahan seperti daun jeruk purut, jamur, udang, lengkuas, serai, cabai, hingga air perasan jeruk sebagai bahan utamanya.
Tom yum sangat cocok dinikmati pada saat musim dingin karena kerap disajikan dalam keadaan panas dengan kuah berbumbu yang bisa memberikan sensasi hangat pada saat disantap secara langsung. Salah satu variasi yang paling populer dari hidangan ini adalah tom yum goong, yaitu sup yang menggunakan udang sebagai bahan utama dan memiliki rasa kaldu laut yang sangat khas.
4. Pho dari Vietnam

ilustrasi pho (pexels.com/RDNE Stock project) Pho merupakan hidangan mi berkuah khas Vietnam yang terkenal dengan penggunaan kaldu bening dengan aroma rempah yang sangat kuat di dalamnya. Hidangan ini memang pada umumnya menggunakan mi beras yang disajikan bersama dengan irisan daging sapi atau ayam, kemudian akan dilengkapi dengan daun bawang, tauge, daun ketumbar, hingga jeruk nipis.
Kaldu pho biasanya akan dimasak dalam waktu yang cukup lama dengan menggunakan tulang dan juga rempah-rempah, seperti bunga lawang, kayu manis, serta jahe agar bisa memberikan sensasi gurih yang terasa mendalam. Hidangan ini pada umumnya disajikan dalam mangkuk besar dengan kuah yang masih panas, sehingga cocok menjadi pilihan makanan pada saat udara terasa dingin.
Berbagai makanan khas Asia memang memiliki karakteristik rasa dan bahan yang membuat cita rasanya cocok dinikmati pada saat musim dingin tiba. Berbagai makanan di atas seolah menawarkan sensasi yang berbeda dengan bahan pelengkap yang juga sangat beragam. Kamu bisa mencoba hidangan di atas agar momen musim dinginmu terasa lebih menyenangkan dan menggugah selera.














![[QUIZ] Jasmine Milk Tea Favoritmu Menggambarkan Mood Kamu Hari Ini](https://image.idntimes.com/post/20260930/pexels-43717972-7407330_05418a05-64e1-486e-8f7d-42d799e76e0d.jpg)








