Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Black Beans, Kacang Hitam yang Awet hingga Bertahun-tahun

5 min read
5 Fakta Black Beans, Kacang Hitam yang Awet hingga Bertahun-tahun
ilustrasi black beans (magnific.com/wirestock)
  • Black beans telah dikonsumsi di Amerika Tengah dan Selatan setidaknya 7.000 tahun, dikenal juga sebagai turtle beans atau frijoles negros, serta digunakan dalam masakan Cajun dan Creole.

  • Black beans kering dapat bertahan bertahun-tahun bila disimpan kedap udara di tempat sejuk, kering, dan gelap, meski setelah satu hingga dua tahun waktu masaknya cenderung lebih lama.

  • Kacang ini bertekstur creamy dan bercita rasa ringan setelah dimasak; versi kering perlu direndam enam hingga delapan jam, sedangkan versi kalengan lebih praktis setelah dibilas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah melihat kacang berwarna hitam pekat yang sering digunakan dalam hidangan khas Amerika Latin? Kacang ini dikenal dengan nama black beans dan sudah menjadi bagian dari pola makan masyarakat Amerika Tengah dan Selatan sejak ribuan tahun lalu. Bentuknya kecil, rasanya cenderung lembut, dan teksturnya menjadi creamy setelah dimasak.

Menariknya, kacang hitam kering juga dikenal memiliki masa simpan yang sangat panjang jika disimpan dengan cara yang tepat. Nah, ada beberapa fakta menarik tentang black beans yang perlu kamu ketahui, mulai dari sejarahnya, cara mengolahnya, hingga tips menyimpannya agar tetap layak digunakan.

  1. 1. Black beans sudah dikonsumsi sejak ribuan tahun lalu

    ilustrasi brazilian food
    ilustrasi brazilian food (magnific.com/magnific)

    Black beans merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang berasal dari Benua Amerika. Bahan pangan ini diperkirakan sudah dikonsumsi sejak setidaknya 7.000 tahun lalu dan menjadi bagian penting dari pola makan masyarakat Amerika Tengah dan Selatan. Hingga sekarang, popularitasnya masih bertahan dan menyebar ke berbagai negara. Hal ini menunjukkan bahwa black beans memiliki peran penting dalam tradisi kuliner selama ribuan tahun.

    Kacang ini juga dikenal dengan beberapa nama lain, seperti turtle beans, caviar criollo, dan frijoles negros. Di Louisiana, Amerika Serikat, black beans menjadi bahan yang sering digunakan dalam masakan Cajun dan Creole. Salah satu jenis yang paling umum dijumpai di pasaran adalah black turtle beans, yang tersedia dalam bentuk kering maupun kalengan. Jadi, kalau kamu menemukan kacang hitam dengan nama berbeda di kemasan produk, bisa jadi itu masih merujuk pada jenis kacang yang sama.

  2. 2. Bisa bertahan lama, tapi kualitasnya dapat menurun

    ilustrasi kacang hitam
    ilustrasi kacang hitam (magnific.com/topntp26)

    Salah satu fakta menarik tentang black beans adalah daya simpannya yang panjang dalam kondisi kering. Kacang hitam kering dapat disimpan selama bertahun-tahun, tapi bukan berarti kualitasnya akan selalu sama seperti saat pertama dibeli. Setelah sekitar satu hingga dua tahun, kacang bisa mulai kehilangan kelembapannya sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk lunak ketika dimasak. Karena itu, kamu perlu memperhatikan kondisi penyimpanan agar kualitasnya tetap terjaga.

    Menurut panduan penyimpanan kacang kering dari Utah State University Extension, kacang yang dikemas dalam wadah khusus dengan oksigen yang sudah dikeluarkan dapat bertahan selama 10 tahun atau lebih. Namun, kondisi tersebut berbeda dari penyimpanan biasa menggunakan kantong plastik untuk makanan. Untuk kebutuhan sehari-hari, simpanlah black beans dalam wadah kedap udara di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari cahaya matahari langsung. Kamu juga sebaiknya jangan mencampurkan kacang yang baru dibeli dengan stok lama karena perbedaan usia dapat membuat waktu memasaknya gak seragam.

  3. 3. Memiliki tekstur creamy dan rasa yang ringan

    ilustrasi black bean sweet dessert dish
    ilustrasi black bean sweet dessert dish (magnific.com/jcomp)

    Black beans mempunyai bentuk menyerupai kacang polong lonjong dengan panjang sekitar 1,27 sentimeter. Kulitnya berwarna hitam mengilap, sedangkan bagian dalamnya berwarna putih. Setelah dimasak hingga matang, kacang ini memiliki tekstur lembut dan creamy dengan cita rasa ringan yang sedikit manis. Karakteristik tersebut membuatnya gampang dipadukan dengan berbagai bumbu tanpa mendominasi rasa hidangan.

    Karena rasanya gak terlalu kuat, black beans bisa diolah menjadi beragam menu sesuai selera. Kamu dapat mencampurkannya ke dalam salad, menghaluskannya menjadi saus cocol, atau menjadikannya bahan tambahan untuk burger berbahan nabati. Kacang ini juga cocok dimasak bersama nasi, dijadikan sup, maupun diolah menjadi black bean chili yang hangat. Kalau susah menemukan black beans di toko terdekat, kacang pinto dan great northern beans bisa menjadi alternatif dalam beberapa resep karena teksturnya relatif mirip.

  4. 4. Perlu direndam sebelum dimasak agar lebih cepat lunak

    ilustrasi black beans segar
    ilustrasi black beans segar (magnific.com/jcomp)

    Kalau membeli black beans dalam bentuk kering, kamu perlu melakukan beberapa tahap persiapan sebelum mengolahnya. Pertama, periksa kacang untuk memastikan gak ada batu kecil, kotoran, atau biji yang rusak dan mengerut. Setelah itu, bilas kacang menggunakan air bersih untuk menghilangkan kotoran yang masih menempel. Proses perendaman juga membantu kacang menyerap air sehingga teksturnya lebih mudah lunak ketika dimasak.

    Menurut panduan dari University of Maine Cooperative Extension, black beans kering dapat direndam selama enam hingga delapan jam atau semalaman di dalam lemari es. Setelah direndam, buang air rendamannya, bilas kembali, lalu masak menggunakan air bersih hingga empuk. Waktu memasaknya bisa mencapai sekitar satu setengah hingga dua jam, tergantung kondisi kacang dan metode yang digunakan. Jika ingin lebih praktis, kamu bisa memilih black beans kalengan yang sudah matang dan membilasnya sebelum digunakan untuk mengurangi natrium tambahan.

  5. 5. Bisa dibeli dalam bentuk kering maupun kalengan

    ilustrasi sajian brazilian food
    ilustrasi sajian brazilian food (magnific.com/jcomp)

    Black beans tersedia dalam dua bentuk yang umum dijumpai, yaitu kacang kering dan kacang kalengan. Kacang kering cocok untuk kamu yang ingin menyimpan persediaan bahan makanan lebih lama dan memasaknya sesuai kebutuhan. Sementara itu, kacang kalengan lebih praktis karena sudah matang sehingga bisa langsung ditambahkan ke dalam hidangan setelah dibilas. Pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan memasak, waktu yang tersedia, dan cara kamu mengatur persediaan makanan di rumah.

    Jika memilih kacang kering, perhatikan kondisi kemasannya dan hindari kacang yang terlihat berjamur, mengerut, atau berlubang kecil akibat serangan serangga. Untuk produk kalengan, hindari kemasan yang menggembung, berkarat, atau penyok parah. Apabila kamu memasak black beans dalam jumlah banyak, sisanya bisa dibagi ke dalam wadah kedap udara setelah dingin, lalu disimpan di lemari es selama sekitar tiga hingga empat hari. Kamu juga dapat membekukannya hingga enam bulan agar lebih mudah digunakan kembali saat menyiapkan makanan berikutnya.

    Black beans menarik untuk dikenal karena memiliki sejarah panjang, rasa yang ringan, dan kegunaan yang beragam dalam berbagai masakan. Kacang hitam kering juga bisa disimpan dalam waktu lama, asalkan kamu memperhatikan kondisi tempat penyimpanan dan memahami bahwa kualitasnya dapat menurun seiring waktu.

    Dengan persiapan dan pengolahan yang tepat, bahan makanan ini bisa menjadi pilihan praktis untuk melengkapi menu sehari-hari. Jadi, kalau kamu ingin mencoba variasi bahan makanan di dapur, black beans layak masuk dalam daftar belanja berikutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More