ilustrasi minum kopi (magnific.com/tirachardz)
Cottage cheese juga bisa menjadi pilihan kalau kamu ingin membuat kopi dengan tekstur yang lebih creamy sekaligus meningkatkan kandungan protein. Menurut USDA FoodData Central, setengah cangkir cottage cheese rendah lemak 2 persen mengandung sekitar 12 gram protein. Rasanya cenderung ringan sehingga relatif mudah dipadukan dengan kopi. Kamu bisa menambahkan sedikit vanila, kayu manis, atau bubuk kakao agar rasanya semakin menarik.
Cottage cheese merupakan protein lengkap yang mengandung sembilan asam amino esensial. Menurut penelitian dalam Nutrients, protein makanan dapat berperan sebagai bagian dari pola makan yang mendukung pengelolaan kesehatan dan kebutuhan tubuh. Cara mengolahnya juga cukup mudah, yaitu blender cottage cheese sampai teksturnya halus sebelum dicampurkan ke kopi. Kalau kamu membuat iced coffee, hasil akhirnya bisa menyerupai cold foam dengan tekstur lebih tebal dan creamy.
Menambahkan protein ke kopi bisa menjadi cara praktis untuk membuat rutinitas minum kopi sedikit lebih bernutrisi. Kamu bisa memilih bahan yang paling sesuai, mulai dari collagen peptides dan protein powder sampai soy milk, susu sapi, peanut butter, telur, atau cottage cheese. Namun, jangan menganggap protein coffee otomatis sudah memenuhi kebutuhan sarapanmu, ya. Tubuh tetap membutuhkan kombinasi protein, serat, lemak sehat, vitamin, dan mineral dari berbagai jenis makanan.
Kalau sedang terburu-buru, kamu bisa memasangkan protein coffee dengan buah, roti gandum utuh, atau kacang-kacangan. Dengan begitu, kopi gak hanya jadi minuman untuk membantu memulai hari, tapi juga bagian dari sarapan yang lebih seimbang. Jadi, tinggal pilih kombinasi yang paling cocok dengan selera dan kebutuhanmu, lalu bereksperimen dari sana.