Kecipir adalah sayuran yang kaya nutrisi dan lezat. Namun, banyak orang menghindarinya karena dua alasan klasik. Sayuran ini sering memiliki lendir yang kurang sedap. Selain itu, muncul pula bau langu yang khas. Padahal, dengan penanganan yang tepat, masalah ini bisa diatasi dengan mudah.
Teknik-teknik sederhana di dapur bisa mengubah kecipir menjadi sajian yang menggugah selera. Hal ini tentu dapat mengurangi selera makan. Jangan khawatir, karena sebenarnya ada cara praktis untuk mengolah kecipir dan menghilangkan lendir maupun bau langunya. Cek selengkapnya di sini, yuk!
5 Tips Mengolah Kecipir, Hempas Lendir dan Bau Langu

1. Garam mampu menghilangkan lendir kecipir
Siapkan sebuah baskom berisi air hangat yang cukup untuk merendam seluruh potongan kecipir. Tambahkan dua hingga tiga sendok makan garam dapur ke dalam air hangat tersebut, lalu aduk secara perlahan hingga semua butiran garam larut dengan sempurna ke dalam air.
Masukkan semua potongan kecipir yang telah dibersihkan ke dalam larutan air garam hangat ini. Pastikan semua bagian terendam. Biarkan kecipir terendam selama sekitar 15 hingga 20 menit sambil sesekali diaduk agar proses pelepasan lendirnya merata. Setelah waktu perendaman selesai, kamu akan melihat lendir telah terlepas dan larut, lalu bilas kecipir dengan air mengalir hingga benar-benar bersih.
2. Lumuri kecipir dengan tepung dan remas perlahan
Setelah kecipir dicuci, tiriskan dengan saringan atau kibas-kibas secara perlahan hingga airnya tidak lagi menetes. Taburkan dua atau tiga sendok makan tepung terigu (atau tepung beras sebagai alternatif) secara merata di atas semua potongan kecipir yang masih lembap.
Remas-remas kecipir yang telah dilumuri tepung tersebut dengan kedua tangan secara perlahan. Pastikan gerakan meremasnya menyeluruh ke seluruh bagian. Tepung akan bekerja menyerap lendir dan perlahan berubah menjadi gumpalan-gumpalan kental yang menempel pada kecipir. Kemudian bilas hingga bersih di bawah air mengalir.
3. Air panas mematangkan lendir kecipir
Didihkan air dalam panci yang cukup besar sehingga kecipir bisa bergerak bebas saat direbus. Segera masukkan seluruh potongan kecipir ke dalam air mendidih tersebut. Pastikan airnya telah mencapai titik didih maksimal, lalu biarkan proses perebusan berlangsung.
Rebus kecipir hanya dalam waktu singkat, yakni sekitar dua sampai tiga menit saja. Proses pemanasan yang terlalu lama justru dapat merusak tekstur dan nutrisinya. Setelah itu, segera angkat kecipir dan celupkan ke dalam mangkuk berisi air es atau air dingin yang mengalir untuk menghentikan proses memasak dan mempertahankan warna hijaunya.
4. Asam dari jeruk nipis mampu memecah lendir kecipir
Siapkan wadah berisi air bersih dengan volume yang cukup untuk merendam kecipir. Peras satu atau dua buah jeruk nipis utuh ke dalam air tersebut. Pastikan untuk menyaring bijinya agar tidak ikut tercampur.
Aduk air perasan jeruk nipis dengan air di dalam wadah hingga benar-benar tercampur rata menjadi larutan asam yang encer. Rendam potongan kecipir di dalam larutan air jeruk ini selama kira-kira 10 sampai 15 menit. Lalu bilas hingga bersih untuk menghilangkan sisa lendir dan rasa asam yang berlebihan.
5. Minyak panas mengunci tekstur kecipir
Panaskan minyak goreng dalam wajan dengan menggunakan api yang cukup besar. Pastikan minyak sudah benar-benar panas sebelum kamu mulai memasak. Pastikan potongan kecipir telah dikeringkan dengan tisu dapur atau lap bersih agar tidak menimbulkan cipratan minyak panas.
Segera masukkan kecipir ke dalam minyak panas dan goreng dengan cepat hanya dalam hitungan detik atau kurang dari satu menit. Angkat dan tiriskan di atas kertas penyerap minyak. Proses penggorengan singkat ini akan mengunci permukaan kecipir, sehingga menghilangkan sensasi berlendir dan sekaligus menguapkan bau langunya.
Nah, gimana? Ternyata gak susah, kan, mengolah kecipir yang terkenal mengandung lendir dan bau langu? Jadi, jangan lagi menghindari sayuran super ini, ya. Yuk, coba tips di atas dan masak kecipir jadi hidangan yang lezat tanpa drama!