Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Berapa Lama Seduh Teh yang Pas? Ini Waktu Idealnya!

Berapa Lama Seduh Teh yang Pas? Ini Waktu Idealnya!
Ilustrasi teh (unsplash.com/Svitlana)
Intinya Sih
  • Durasi penyeduhan teh sangat menentukan rasa; terlalu lama bisa membuat teh pahit, sedangkan terlalu singkat bikin rasanya hambar.
  • Setiap jenis teh punya waktu ideal berbeda: hijau 1–2 menit, putih 1–3 menit, oolong 2–3 menit, hitam 3–5 menit, dan herbal 3–6 menit.
  • Suhu air juga penting; biarkan air mendidih dingin sebentar sebelum menyeduh agar daun teh tidak 'terbakar' dan cita rasa tetap seimbang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Menyeduh teh memang terlihat seperti kegiatan yang simpel banget. Kamu cuma perlu memasukkan kantong teh atau daun teh ke dalam air panas, tunggu sebentar, lalu minum. Tapi, pernah tidak kamu merasa teh yang kamu buat rasanya malah jadi pahit sekali, atau justru rasanya terlalu tawar seperti air putih biasa?

Nah, masalah utamanya sering kali bukan terletak pada kualitas tehnya, melainkan pada durasi penyeduhannya. Banyak orang asal celup saja tanpa memperhatikan jam. Padahal, setiap jenis teh punya karakter yang berbeda dan membutuhkan waktu "istirahat" di dalam air panas yang berbeda pula supaya aromanya keluar maksimal dan rasanya tetap nikmat di lidah.

Jangan sampai pengalaman minum teh kamu jadi kurang maksimal hanya karena salah perhitungan waktu. Yuk, simak panduan durasi seduh teh yang pas supaya kamu bisa menikmati secangkir teh dengan rasa yang sempurna setiap hari!

1. Teh hijau (green tea): 1–2 menit

Teh hijau
Teh hijau (unsplash.com/Laårk Boshoff)

Teh hijau adalah jenis teh yang paling sensitif. Karena daunnya tidak melalui proses oksidasi yang panjang, teh ini punya karakter yang sangat halus. Kalau kamu menyeduhnya terlalu lama, zat tanin di dalamnya bakal keluar berlebihan dan bikin teh terasa sepat serta pahit. Cukup seduh selama 1–2 menit saja. Gunakan air yang suhunya tidak terlalu mendidih agar rasa segarnya tetap terjaga.

2. Teh putih (white tea): 1–3 menit

Ilustrasi teh putih
Ilustrasi teh putih (pexels.com/Cup of Couple)

Teh putih dikenal sebagai teh yang paling lembut di antara jenis lainnya. Proses pembuatannya sangat minim, jadi rasanya pun cenderung ringan dan sedikit manis. Karena karakteristiknya yang "pemalu", kamu tidak butuh waktu lama untuk menyeduhnya. Durasi 1–3 menit sudah cukup untuk membiarkan sarinya larut ke dalam air. Kalau terlalu lama, justru rasa asli teh putih yang lembut itu bisa hilang tertutup rasa air panas saja.

3. Teh oolong: 2–3 menit

Teh Oolong
Teh Oolong (unsplash.com/ Drew Jemmett)

Teh oolong berada di antara teh hijau dan teh hitam. Tekstur daunnya biasanya digulung, sehingga butuh sedikit waktu untuk "terbuka" dan mengeluarkan aromanya yang khas. Durasi 2–3 menit adalah waktu yang paling pas untuk mendapatkan keseimbangan antara rasa manis dan sedikit aroma panggang yang jadi ciri khas oolong. Kalau kamu suka rasa yang lebih bold, kamu bisa sedikit mendekati batas 3 menit.

4. Teh hitam (black tea): 3–5 menit

Ilustrasi teh
Ilustrasi teh (pexels.com/Necip Duman)

Ini adalah jenis teh yang paling umum kita temukan, mulai dari earl grey sampai teh tubruk biasa. Karena sudah melalui proses oksidasi penuh, teh hitam punya karakter yang kuat dan cukup tangguh. Kamu bisa menyeduhnya selama 3–5 menit. Waktu ini memungkinkan teh mengeluarkan rasa yang pekat dan aroma yang kuat. Ini adalah pilihan terbaik kalau kamu terbiasa menambahkan susu ke dalam teh kamu.

5. Teh herbal atau rosella: 3–6 menit

Teh herbal rosella
Teh herbal rosella (pexels.com/Esra Korkmaz)

Berbeda dengan teh dari tanaman Camellia sinensis, teh herbal atau teh bunga seperti rosella sebenarnya bukan teh dalam arti teknis. Karena bahannya terbuat dari bunga kering, rempah, atau buah-buahan, seratnya lebih alot dan butuh waktu lebih lama untuk mengeluarkan sari-sarinya ke dalam air. Kamu bisa menyeduhnya selama 3–6 menit. Jangan takut untuk menyeduh agak lama karena biasanya teh jenis ini tidak akan terasa pahit meski didiamkan lebih lama.

Seduh teh yang pas tak hanya memerhatikan durasi, tetapi juga kualitas air serta suhu airnya. Menggunakan air yang baru mendidih terkadang bisa "membakar" daun teh yang lembut seperti teh hijau atau teh putih. Jadi, tidak ada salahnya mendiamkan air selama satu menit setelah mendidih sebelum menuangkannya ke cangkir.

Sekarang sudah tahu, kan, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyeduh teh favoritmu? Dengan mengikuti panduan di atas, dijamin momen minum teh kamu bakal jadi lebih menyenangkan dan rasanya pun tidak akan gagal lagi. Selamat mencoba di rumah, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Food

See More