Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
⁠Resep Ayam Kukus Bawang Putih yang Wangi dan Lembut
Potret ayam kukus (pixabay.com/jsbaw7160)
  • Ayam kukus bawang putih menawarkan lauk rumahan yang harum, gurih ringan, dan lembut, dengan proses masak praktis tanpa perlu digoreng terlebih dahulu.

  • Paha ayam disarankan karena lebih juicy saat dikukus; marinasi minimal 15 menit membantu bumbu sederhana lebih meresap ke dalam daging.

  • Bawang putih ditumis api kecil hingga keemasan, lalu ayam dikukus saat uap stabil tanpa sering membuka tutup; sajikan hangat bersama nasi dan sayuran.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bawang putih menjadi salah satu bumbu sederhana yang bisa membuat olahan ayam terasa lebih harum dan gurih. Ketika dipadukan dengan ayam lalu dikukus, aromanya perlahan keluar dan meresap ke dalam daging selama proses memasak.

Proses tersebut akan menghasilkan ayam yang lembut dengan cita rasa gurih yang ringan, sehingga cocok disajikan sebagai lauk untuk makan sehari-hari. Proses memasaknya pun cukup praktis, karena ayam tidak perlu digoreng terlebih dahulu.

Kalau kamu ingin membuat lauk rumahan yang gurih, harum, dan tidak terlalu banyak menggunakan minyak, berikut resep ayam kukus bawang putih yang bisa kamu recook!

Resep Ayam Kukus Bawang Putih
China Cuisine,
5/5★
Prep Time15 Minutes
Cook Time30 Minutes
Portion3–4 Portion

Bahan-bahan Ayam Kukus Bawang Putih

  • 500 gram paha ayam tanpa tulang
  • 8 siung bawang putih, cincang halus
  • 2 sentimeter jahe, iris tipis
  • 2 batang daun bawang, iris
  • 1 sendok makan kecap asin
  • 1 sendok makan saus tiram
  • 1 sendok teh minyak wijen
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 1/2 sendok teh gula pasir
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 sendok makan minyak
  • 50 ml air
  • 1 sendok teh tepung maizena
  • 1 sendok makan air untuk melarutkan maizena

Cara Membuat

1. Bersihkan dan marinasi ayam.

Cuci paha ayam hingga bersih, kemudian tiriskan. Letakkan ayam di dalam wadah, lalu tambahkan kecap asin, saus tiram, minyak wijen, merica bubuk, gula, dan garam. Aduk hingga bumbu melapisi seluruh permukaan ayam, kemudian diamkan selama sekitar 15 menit.

2. Tumis bawang putih.

Panaskan minyak di dalam wajan. Tumis bawang putih dan jahe dengan api kecil hingga harum dan bawang putih mulai berubah warna. Jangan menggunakan api terlalu besar, agar bawang putih tidak cepat gosong dan menjadi pahit.

3. Buat saus bawang putih.

Tuangkan air ke dalam tumisan bawang putih, kemudian masak sebentar. Tambahkan larutan maizena dan aduk hingga saus sedikit mengental. Matikan api dan sisihkan.

4. Siapkan ayam untuk dikukus.

Letakkan ayam yang sudah dimarinasi di dalam wadah tahan panas. Tuangkan saus bawang putih di atasnya dan ratakan agar bumbu tersebar. Taburkan sebagian daun bawang untuk memberikan aroma tambahan.

5. Kukus hingga matang.

Panaskan kukusan terlebih dahulu hingga airnya mendidih. Masukkan wadah berisi ayam, kemudian kukus selama sekitar 25–30 menit atau hingga ayam matang sempurna. Waktu memasak dapat disesuaikan dengan ketebalan potongan ayam.

6. Periksa kematangan ayam.

Tusuk bagian ayam yang paling tebal dengan garpu atau pisau. Pastikan daging sudah matang dan tidak lagi berwarna merah muda di bagian tengah. Jika belum matang, lanjutkan proses pengukusan beberapa menit.

7. Sajikan selagi hangat.

Angkat ayam dari kukusan dan taburi dengan sisa daun bawang. Potong ayam sesuai selera, lalu sajikan bersama nasi putih hangat dan saus bawang putih dari sisa proses pengukusan.

Tips Membuat

  1. Gunakan bagian paha ayam, karena cenderung lebih juicy dan tidak mudah kering saat dikukus. Jika menggunakan dada ayam, perhatikan waktu memasaknya, agar daging tidak terlalu lama terkena panas.

  2. Jangan melewatkan marinasi. Meski bumbunya sederhana, marinasi membantu memberikan rasa pada daging ayam. Diamkan setidaknya 15 menit atau lebih lama jika ingin bumbu terasa semakin meresap.

  3. Tumis bawang putih dengan api kecil, biar gak gosong dan pahit. Tumis dengan api kecil sambil terus diaduk hingga aromanya keluar dan warnanya berubah menjadi sedikit keemasan.

  4. Pastikan kukusan sudah panas dan uap sudah banyak. Suhu yang stabil membantu ayam matang lebih merata.

  5. Jangan terlalu sering membuka tutup kukusan, karena setiap kali tutup dibuka, uap panas akan keluar. Alhasil, suhu di dalam kukusan turun. Sebaiknya periksa ayam mendekati akhir waktu memasak untuk memastikan kematangannya.

  6. Sajikan segera setelah matang. Ayam kukus paling nikmat disantap selagi hangat. Dagingnya terasa lebih lembut, sedangkan aroma bawang putih dan jahe masih terasa kuat.

Resep ayam kukus bawang putih ini cocok menjadi menu rumahan untuk kamu yang ingin menikmati olahan ayam dengan bumbu sederhana. Sajikan bersama nasi hangat dan sayuran favorit, agar hidangan terasa semakin lengkap.

Curated For You

Editorial Team

Related Article