- 250 gram cream cheese suhu ruang atau sekitar 16 sdm penuh
- 6 sdm gula pasir
- 2 butir telur suhu ruang
- 7 sdm whipping cream cair atau krim kental
- 1 sdm tepung terigu protein sedang atau maizena
- 1/2 sdt vanila
- 1 sdt air lemon, opsional
- Sejumput garam
Resep Burnt Cheesecake Takaran Sendok, Praktis buat Pemula

Burnt cheesecake punya ciri khas dari permukaannya yang kecokelatan dan aroma panggang yang harum. Bagian atasnya memang tampak gelap, tetapi justru itulah daya tarik utama kue ini. Di bagian dalam, teksturnya tetap lembut, creamy, dan lumer saat disantap.
Resep takaran sendok membuat kue ini lebih mudah dicoba, terutama untuk pemula yang belum punya timbangan. Prosesnya juga terasa lebih praktis karena bahan bisa diukur dengan alat sederhana di rumah. Simak resep berikut agar burnt cheesecake buatanmu hasilnya lembut, creamy, dan cocok jadi percobaan baking pertama.
Bahan Burnt Cheesecake Takaran Sendok

Cara Membuat Burnt Cheesecake Takaran Sendok

- Panaskan oven pada suhu 220°C. Siapkan loyang diameter 15 cm, lalu alasi dengan baking paper yang dibuat lebih tinggi dari sisi loyang agar adonan tidak meluap saat dipanggang.
- Aduk cream cheese dan gula sampai lembut dan tidak bergerindil. Pastikan cream cheese sudah suhu ruang agar lebih mudah tercampur tanpa perlu dikocok terlalu lama.
- Masukkan telur satu per satu, lalu aduk perlahan sampai rata. Jangan mengocok terlalu kuat agar adonan tidak terlalu banyak udara dan teksturnya tetap creamy.
- Tambahkan whipping cream, vanila, air lemon, dan garam. Aduk kembali sampai adonan terlihat halus dan menyatu.
- Masukkan tepung terigu atau maizena, lalu aduk sebentar saja sampai tidak ada bagian yang menggumpal. Tepung cukup dipakai sedikit untuk membantu struktur cheesecake tetap set.
- Saring adonan sebelum dituang ke loyang. Langkah ini membuat hasil burnt cheesecake lebih halus, terutama jika masih ada gumpalan kecil dari cream cheese atau telur.
- Panggang selama 25–30 menit sampai permukaannya cokelat gelap dan bagian tengahnya masih sedikit bergoyang. Jangan menunggu bagian tengah benar-benar keras karena cheesecake akan mengeras setelah dingin.
- Keluarkan dari oven, lalu diamkan di suhu ruang sampai tidak panas. Simpan di kulkas minimal 4 jam agar teksturnya lebih set, creamy, dan mudah dipotong.
Tips Membuat Burnt Cheesecake Takaran Sendok

- Gunakan cream cheese suhu ruang agar adonan cepat halus dan tidak bergerindil.
- Jangan mengocok adonan terlalu lama karena udara berlebih bisa membuat cheesecake retak besar dan teksturnya kurang creamy.
- Pakai whipping cream cair untuk hasil yang lebih lembut dan rich. Susu cair bisa dipakai sebagai pengganti, tetapi teksturnya akan lebih ringan.
- Saring adonan sebelum dipanggang agar hasil cheesecake lebih mulus dan tidak ada gumpalan kecil.
- Panggang dengan suhu tinggi agar permukaan cheesecake cepat kecokelatan. Bagian atas yang tampak gosong justru menjadi ciri khas burnt cheesecake.
- Angkat cheesecake saat bagian tengahnya masih sedikit bergoyang. Jika dipanggang terlalu lama, teksturnya bisa menjadi kering dan padat.
- Dinginkan cheesecake sebelum dipotong agar bentuknya lebih rapi. Setelah masuk kulkas, teksturnya akan lebih set tanpa kehilangan sensasi creamy.
Membuat burnt cheesecake tidak harus menunggu punya alat baking lengkap. Dengan takaran sendok, pemula tetap bisa menghasilkan kue yang lembut, creamy, dan enak disajikan dingin. Coba ikuti resep ini untuk membuat dessert ala kafe yang praktis di rumah.




















