Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Saus Cocolan Khas Asia yang Bikin Makanan Jadi Jauh Lebih Lezat!

5 Saus Cocolan Khas Asia yang Bikin Makanan Jadi Jauh Lebih Lezat!
ilustrasi dipping sauce (pexels.com/ cottonbro studio)
Share Article

Kalau membahas kuliner Asia, rasanya gak lengkap tanpa saus cocolan. Di berbagai negara, saus bukan hanya pelengkap, tetapi juga menjadi bagian penting yang bisa mengubah karakter sebuah hidangan. Bahkan, makanan yang sederhana sekalipun bisa terasa jauh lebih nikmat berkat saus yang tepat.

Menariknya, setiap negara di Asia punya saus andalannya masing-masing. Ada yang pedas menggigit, ada yang gurih dengan aroma fermentasi, hingga yang segar karena perpaduan jeruk nipis dan cabai. Kalau kamu suka berburu kuliner, lima saus khas Asia berikut wajib masuk daftar incaran.

1. Nam prik ong

Nam prik ong khas Thailand dengan daging cincang, tomat, daun ketumbar, dan daun bawang dimasak dalam wajan dengan sendok kayu.
ilustrasi nam prik ong (commons.wikimedia.org/ cyclonebill)

Nam prik ong merupakan saus tradisional dari Thailand Utara yang dibuat dari cabai, tomat, bawang putih, bawang merah, dan daging babi cincang. Teksturnya cukup kental sehingga lebih mirip sambal dibanding saus cair.

Rasanya gurih, sedikit pedas, dan segar karena menggunakan tomat sebagai bahan utama. Biasanya nam prik ong dinikmati bersama sayuran rebus, ketan, atau kulit babi goreng yang renyah.

2. Yakiniku sauce

Beberapa mangkuk saus yakiniku tare berwarna cokelat kemerahan di atas meja dekat panggangan logam di restoran Jepang.
ilustrasi yakiniku tare (commons.wikimedia.org/ whity)

Yakiniku sauce hampir selalu hadir saat menikmati barbeque ala Jepang. Saus ini dibuat dari kecap asin, bawang putih, wijen, gula, dan tambahan buah seperti apel atau pir yang memberikan rasa manis alami.

Perpaduan gurih dan manisnya sangat pas untuk daging sapi panggang. Selain itu, saus ini juga sering dijadikan cocolan ayam, seafood, hingga sayuran bakar.

3. Nuoc mam cham

Semangkuk saus nuoc mam cham khas Vietnam berwarna cokelat keemasan dengan potongan cabai merah di dalamnya.
ilustrasi nuoc mam cham (commons.wikomedia.org/ Phương Huy)

Nuoc mam cham dibuat dari kecap ikan, air, gula, perasan jeruk nipis, bawang putih, dan cabai. Meski bahannya sederhana, rasa yang dihasilkan sangat seimbang.

Saus ini hampir selalu menemani lumpia Vietnam, bihun, hingga aneka hidangan panggang. Sentuhan asam, manis, asin, dan pedas membuat makanan terasa lebih segar tanpa menutupi rasa aslinya.

4. Chinese sichuan chilli oil

Chilli oil berwarna merah gelap dengan potongan cabai dan minyak mengilap tersaji di atas piring putih.
ilustrasi chilli oil (pexels.com/ Mx. Granger)

Kalau kamu pencinta makanan pedas, chinese sichuan chilli oil wajib dicoba. Minyak cabai ini dibuat dengan menyiram minyak panas ke cabai kering, lalu dipadukan dengan bawang putih, wijen, dan lada Sichuan.

Sensasi pedasnya berbeda karena lada Sichuan memberikan efek sedikit kebas di lidah. Saus ini sering menjadi pelengkap dumpling, mi, pangsit, hingga berbagai hidangan khas Sichuan.

5. Ssamjang

Semangkuk ssamjang berwarna cokelat kemerahan dengan tekstur kental disajikan di atas meja dengan latar putih polos.
ilustrasi ssamjang (commons.wikimedia.org/ wizdata)

Ssamjang merupakan saus khas Korea yang dibuat dari campuran doenjang, gochujang, minyak wijen, bawang putih, dan sedikit gula. Teksturnya kental dengan rasa gurih, pedas, dan sedikit manis.

Saus ini biasanya dioleskan ke daun selada sebelum diisi daging panggang, nasi, dan bawang putih. Kombinasi semua bahan tersebut membuat setiap gigitan terasa jauh lebih kaya rasa.

Setiap negara di Asia punya cara sendiri untuk membuat makanan terasa semakin nikmat, dan salah satunya lewat saus cocolan. Meski sama-sama berfungsi sebagai pelengkap, setiap saus punya karakter rasa yang berbeda dan mencerminkan kekayaan kuliner dari daerah asalnya.

Kalau nanti kamu mencoba makanan khas Asia, jangan langsung puas dengan hidangan utamanya. Cicipi juga saus pendampingnya, karena sering kali justru di situlah letak rasa yang membuat orang ingin kembali menyantap hidangan tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

5 Tips Membuat Sambal Rujak untuk Cocolan Cireng

28 Apr 2026, 13:58 WIBFood
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More