Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Panna Cotta Kopi, Dessert Lembut yang Cocok setelah Makan

Resep Panna Cotta Kopi, Dessert Lembut yang Cocok setelah Makan
ilustrasi panna cotta kopi (pexels.com/Pham Ngoc Anh)
Share Article

Kalau kamu sedang mencari dessert yang lembut, creamy, dan punya aroma kopi yang menggoda, panna cotta kopi bisa menjadi pilihan yang pas. Teksturnya yang lembut membuat dessert ini terasa ringan saat disantap setelah makan. Perpaduan susu, krim, dan kopi menghasilkan rasa manis dengan sedikit sentuhan pahit yang khas. Cara membuat panna cotta kopi juga cukup praktis sehingga cocok dicoba meski kamu belum terbiasa membuat dessert sendiri.

Panna cotta kopi bisa disajikan dalam gelas-gelas kecil untuk mendapatkan tampilan yang sederhana tetapi tetap menarik. Dessert ini juga dapat disiapkan beberapa jam sebelumnya karena perlu didinginkan hingga teksturnya set. Agar rasanya lebih seimbang, penggunaan gula dan kopi bisa disesuaikan dengan selera masing-masing. Yuk, siapkan bahan-bahannya dan ikuti cara membuat panna cotta kopi berikut ini.

  1. Bahan Panna Cotta Kopi

    Ilustrasi susu full cream berwarna putih dalam gelas sebagai minuman yang kerap dikonsumsi sehari-hari.
    ilustrasi susu full cream (pixabay.com/Couleur)
    1. 500 ml susu cair full cream
    2. 200 ml whipping cream cair
    3. 75 gram gula pasir
    4. 2 sendok teh kopi instan tanpa ampas
    5. 1 sendok teh ekstrak vanila
    6. 7 gram gelatin bubuk
    7. 3 sendok makan air dingin

  2. Cara Membuat Panna Cotta Kopi

    Ilustrasi proses mengaduk adonan di atas api, menggambarkan kegiatan memasak sederhana di dapur rumah.
    ilustrasi mengaduk adonan di atas api (pexels.com/On Shot)
    1. Gelatin bubuk ditaburkan ke dalam air dingin, kemudian didiamkan selama sekitar 5 menit hingga mengembang. Proses ini dilakukan agar gelatin dapat larut dengan lebih mudah ketika dicampurkan ke dalam adonan panna cotta.
    2. Susu cair, whipping cream, dan gula pasir dimasukkan ke dalam panci, kemudian dipanaskan menggunakan api kecil. Campuran diaduk perlahan hingga gula larut dan cairan terasa hangat, tetapi tidak sampai mendidih.
    3. Kopi instan dan ekstrak vanila ditambahkan ke dalam campuran susu yang sudah hangat. Adonan kemudian diaduk sampai kopi benar-benar larut dan aroma vanila serta kopi tercampur secara merata.
    4. Gelatin yang sudah mengembang dilelehkan sebentar hingga berubah menjadi cair tanpa membuatnya mendidih. Gelatin cair kemudian dituangkan ke dalam campuran susu sambil terus diaduk agar seluruh bahan tercampur sempurna.
    5. Adonan panna cotta disaring menggunakan saringan halus untuk menghilangkan kemungkinan adanya gumpalan. Setelah itu, adonan dituangkan ke dalam gelas atau cetakan kecil secara merata.
    6. Adonan yang sudah dituangkan dibiarkan hingga suhunya turun sebelum dimasukkan ke dalam kulkas. Panna cotta kemudian didinginkan selama minimal 4 jam atau sampai teksturnya set dan tetap lembut ketika disantap.
    7. Panna cotta kopi yang sudah set dikeluarkan dari kulkas dan kemudian diberi topping sesuai selera. Bubuk kopi, cokelat parut, saus karamel, atau whipped cream dapat digunakan agar tampilannya lebih menarik.

  3. Tips Membuat Panna Cotta Kopi

    Ilustrasi kulkas sebagai perangkat elektronik rumah tangga untuk menyimpan makanan dan minuman agar tetap dingin.
    ilustrasi kulkas (pexels.com/Max Vakhtbovycn)
    1. Campuran susu dan whipping cream sebaiknya tidak sampai mendidih agar tekstur panna cotta tetap lembut dan tidak terasa terlalu berat.
    2. Gelatin sebaiknya digunakan sesuai takaran karena terlalu banyak gelatin dapat membuat panna cotta menjadi keras.
    3. Kopi instan perlu dipastikan benar-benar larut agar rasa kopi tersebar merata dan tidak meninggalkan bagian yang terlalu pahit.
    4. Panna cotta sebaiknya didinginkan minimal 4 jam agar teksturnya cukup set, tapi tetap lembut ketika disantap.

    Sajikan panna cotta kopi dalam keadaan dingin dengan topping sederhana sesuai selera. Dessert ini bisa menjadi sajian manis yang pas untuk menemani obrolan santai setelah makan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More