Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Resep Seblak Jamur Kimpul, Lebih Sehat dan Tetap Nikmat
ilustrasi seblak jamur kimpul (pexels.com/Change C.C)

Seblak adalah salah satu kuliner khas Kota Bandung yang biasanya identik dengan isian kerupuk dan mie instan. Namun, jika kamu sedang diet dan tetap ingin menikmati seblak, kamu bisa mengganti kerupuk atau mie yang kerap digunakan dalam pembuatannya dengan umbi kimpul atau jamur sebagai pengganti sumber karbohidrat dan serat yang lebih sehat. Teksturnya yang lembut serta kenyal akan membuat seblak buatanmu kian menggoda, lho.

Nah, bagi kamu yang tertarik untuk membuat seblak jamur kimpul, kamu bisa menyimak resep lengkap yang akan disajikan dalam artikel ini. Tak hanya itu, karena menambahkan umbi kimpul dalam proses pembuatannya, hidangan ini juga bisa memberi sensasi kenyang yang tahan lama usai disantap. Yuk, segera recook resepnya dan nikmati sajian sehat ini di rumah bersama keluarga atau teman ya!

Bahan Seblak Jamur Kimpul

ilustrasi umbi kimpul (vecteezy.com/Erwin Pieloor)

Bahan utama:

  1. 250 gram umbi kimpul

  2. 75 gram jamur shiitake, iris

  3. 75 gram jamur king oyster, iris

  4. 75 gram jamur enoki

  5. 1 butir telur

  6. 1 ikat pakcoi, iris

  7. 2 lembar daun jeruk

  8. 2 batang daun bawang, iris tipis

  9. 400 ml air

  10. Minyak goreng secukupnya

  11. Garam secukupnya

  12. Gula secukupnya

  13. Kaldu bubuk secukupnya

Bahan untuk bumbu halus:

  1. 4 siung bawang putih

  2. 5 butir bawang merah

  3. 3 cm kencur

  4. 5 buah cabai merah keriting

  5. 5 buah cabai rawit

  6. 2 butir kemiri

Cara Membuat Seblak Jamur Kimpul

ilustrasi memotong jamur (pexels.com/tugay aydın)

  1. Kupas kulit kimpul dan cuci bersih di bawah air mengalir. Lalu potong umbi menjadi ukuran yang lebih kecil. Sisihkan.

  2. Siapkan panci yang sudah diisi dengan air secukupnya dan panaskan di atas api sedang.

  3. Jika airnya sudah mendidih, masukkan kimpul dan rebus selama 30 menit atau hingga empuk. Angkat lalu tiriskan.

  4. Bersihkan jamur shiitake dan king oyster. Lalu iris jamur di atas telenan sesuai selera. Sisihkan.

  5. Masukkan semua bahan yang digunakan untuk bumbu halus ke dalam blender. Haluskan hingga teksturnya lembut.

  6. Siapkan wajan yang sudah diberi sedikit minyak, lalu masukkan bumbu halus dan tumis hingga matang serta wangi.

  7. Masukkan telur yang sudah disiapkan. Lalu orak-arik telur hingga matang dan tercampur dengan bumbu.

  8. Selanjutnya tambahkan jamur shiitake dan king oyster yang sudah diiris. Lalu tumis sebentar hingga sedikit layu.

  9. Kemudian masukkan kimpul yang sudah direbus dan aduk perhalan hingga semua bahan menyatu.

  10. Tuangkan air dan bumbui dengan garam, gula, dan kaldu bubuk sesuai selera. Masak hingga bumbu meresap.

  11. Terakhir, masukkan enoki, potongan pakcoi, dan daun bawang. Lalu masak sebentar hingga semua bahan matang. Angkat.

  12. Seblak jamur kimpul siap untuk disajikan dan dinikmati!

Tips Membuat Seblak Jamur Kimpul

ilustrasi memasak seblak (pexels.com/Katerina Holmes)

  1. Gunakan umbi kimpul yang masih segar. Kimpul yang segar akan terasa padat atau tidak lembek saat ditekan dengan tangan.

  2. Hindari memasukkan potongan kimpul mentah saat memasak seblak. Selalu rebus terlebih dahulu agar teksturnya lebih empuk, kandungan getahnya hilang, dan tidak terasa gatal di mulut.

  3. Pastikan untuk memotong jamur agak tebal sebelum dimasak. Teknik ini akan membuat sensasi kenyal dan juicynya tetap terasa meski sudah dimasak dalam kuah panas.

  4. Jika ingin aroma seblak buatanmu lebih harum, kamu bisa menyangrai semua bahan yang digunakan untuk bumbu halus sebelum diblender dan ditumis.

  5. Agar cita rasa hidangan makin nikmat dan seimbang, kamu bisa menambahkan potongan bawang goreng dan jeruk limau ketika seblak disajikan.

Dengan mengikuti resep di atas, kamu bisa membuat seblak jamur kimpul yang lebih sehat, mengenyangkan, dan pastinya tetap enak. Sajikan sebagai ide hidangan berkuah untuk dinikmati di malam yang dingin di rumah. Dan pastikan untuk menyantapnya selagi hangat agar cita rasa serta teksturnya tetap terjaga ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article

⁠Resep Cilok Isi Jando19 Agu 2026, 19:57 WIB