Bagi pelari, memiliki kecepatan tinggi bukan satu-satunya ukuran perkembangan kemampuan berlari. Daya tahan atau endurance justru menjadi fondasi penting agar tubuh mampu mempertahankan ritme dalam durasi yang lebih panjang tanpa cepat kehilangan tenaga. Salah satu metode yang banyak digunakan untuk membangun fondasi tersebut adalah latihan zona 2 dengan intensitas yang relatif ringan tetapi dilakukan secara konsisten.
Latihan zona 2 mungkin terasa sederhana karena ritmenya gak secepat sesi interval atau latihan tempo. Namun, intensitas yang terkontrol justru memberi kesempatan bagi tubuh untuk beradaptasi dalam menggunakan energi secara lebih efisien selama berlari. Kalau ingin memahami mengapa latihan ini penting bagi pelari yang ingin punya daya tahan lebih kuat, yuk simak lima alasannya berikut.
