Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tanda Jerawatmu Itu Tipe Hormonal, yang Lebih Membandel & Ribet

5 Tanda Jerawatmu Itu Tipe Hormonal, yang Lebih Membandel & Ribet
proactiv.com
Share Article

Siapa sih yang tidak ingin punya wajah mulus bebas berjerawat? Paling tidak, dengan wajah yang bebas jerawat, kamu pun tidak perlu bingung untuk menutupinya dengan concealer dan makeup. Yah, boleh dibilang, tampil 'effortlessly beautiful' jadi makin mudah.

Namun, tidak semua orang punya keberuntungan seperti itu. Ada pula orang-orang yang terpaksa harus berurusan dengan jerawat yang membandel dalam jangka waktu yang cukup lama hingga merasa kesal dan frustasi. Kalau kamu salah satu yang struggle dengan jerawat membandel, boleh jadi kamu sebenarnya mengalami jerawat hormonal. Yuk, simak ciri-cirinya!

  1. 1. Tetap muncul meski rajin membersihkan wajah

    Sarahscoop.com
    Sarahscoop.com

    Faktor utama munculnya jerawat adalah pori-pori yang tersumbat oleh kotoran dan sel-sel kulit mati. Lubang renik pada kulit ini semestinya menjadi jalan keluarnya sebum dari dalam tubuh. Karena tertutup, maka muncullah timbunan sebum.

    Karena itu, membersihkan wajah dengan sabun khusus serta melakukan exfoliation penting untuk senantiasa menjaga pori-pori tetap terbuka. Namun, kalau kamu sudah sering melakukan perawatan ini dan jerawat masih saja sering muncul, boleh jadi memang sudah 'bawaan'.

  2. 2. Tidak lagi berada dalam usia remaja

    crosswalk.com
    crosswalk.com

    Jerawat adalah gangguan kulit yang sangat normal dialami baik oleh laki-laki maupun perempuan. Periode puncak mengalami ini pun berkisar pada usia remaja hingga awal 20 tahunan. Pada waktu-waktu ini, hormon sedang dalam masa paling aktif.

    Walau begitu, ada pula faktor genetik dan hormon yang menyebabkan jerawat tetap muncul bahkan bila kamu sudah tidak lagi dalam usia remaja. Kalau sudah urusan ini, mau dikata apa lagi?

  3. 3. Dominasi jerawat berada di sekitar rahang

    medicalnewstoday.com
    medicalnewstoday.com

    Nah, coba perhatikan area yang dipenuhi oleh jerawatmu. Kalau jerawat membandel di area, pipi, rahang dan dagu, boleh jadi kamu memang benar mengalami jerawat hormonal.

    Besar kemungkinan kamu memiliki kelebihan hormon androgen. Androgen sendiri merupakan hormon laki-laki dan hanya dibutuhkan sangat sedikit pada tubuh wanita untuk pembentukan dan otot serta fungsi seks.

  4. 4. Semakin parah saat mendekati siklus haid

    timesfreepress.com
    timesfreepress.com

    Wanita yang memiliki kulit cukup mulus pun tetap jarang terhindarkan dari jerawat ketika menjelang masa menstruasi. Jadi bisa dibayangkan bukan, bagaimana kalau yang sedari awal memang sudah berurusan dengan bisul kecil pada wajah ini?

    Daerah kemunculan jerawat ini pun cenderung sama. Biasanya pula, jerawat yang sebelumnya sudah ada menjadi lebih besar pada periode ini.

  5. 5. Memberikan sensasi nyeri dan susah diangkat

    pexels.com/breakingpic
    pexels.com/breakingpic

    Pada tingkat yang lebih parah, jerawat hormonal tidak lagi berupa white head atau black head yang bisa dihilangkan dengan cukup mudah. Sebaliknya, jerawat yang ada pada wajah justru berupa jerawat batu (cystic) yang terasa sakit dan sudah diangkat.

    Meski demikian, tidak semuanya berupa jerawat batu. Pada beberapa kasus, jerawat hormonal juga masih berupa jerawat yang cukup mudah untuk dihilangkan dengan metode yang tepat.

    Penanganan untuk jerawat hormonal memang berbeda dari jerawat normal.

    Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan solusi yang tepat. Selain diminta untuk tetap menjaga kebersihan wajah dan pola hidup sehat, kamu biasanya juga akan diberi obat khusus, baik oral maupun oles.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More