Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Penyakit yang Mengintai Jika Kamu Kurang Terpapar Sinar Matahari

6 Penyakit yang Mengintai Jika Kamu Kurang Terpapar Sinar Matahari
pixabay.com/Mtl341

Sebagian besar orang di zaman sekarang ini sangat malas terkena sinar matahari. Padahal, jika kamu terpapar sinar matahari, terlebih pagi hari, sangat bermanfaat untuk kesehatan.

Hal tersebut karena matahari adalah sumber vitamin D terbanyak, selain dari makanan. Vitamin D merupakan suatu nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, diantaranya untuk kesehatan tulang dan gigi. Inilah dampak buruknya terhadap kesehatan jika kamu jarang terpapar sinar matahari.

1. Bad mood

velvet.hu
velvet.hu

Menurut sebuah penelitian yang dikemukakan oleh American Journal of Geriatric Psychiatry sinar matahari memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh. Salah satunya hormon serotonin. Hormon serotonin adalah hormon yang memicu tumbuhnya rasa gembira dan bahagia dalam tubuh. Oleh sebab itu, jika kurang terpapar sinar matahari akan meningkatkan bad mood kamu.

2. Berkurangnya sistem kekebalan tubuh

pixabay.com/Mojpe
pixabay.com/Mojpe

Dampak lain dari kurangnya terpapar sinar matahari yakni sel darah putih dalam tubuh akan berkurang. Jika darah putih dalam tubuh kamu hanya sedikit akan menyebabkan, tubuh mudah terkena infeksi. Alhasil tubuh pun mudah terkena penyakit.

3. Timbulnya peradangan pada otot dan sendi

lopscoop.com
lopscoop.com

Seperti yang kita ketahui, matahari adalah sumber vitamin D. Seseorang yang kekurangan vitamin D dalam tubuhnya rentan terkena peradangan, seperti peradangan pada sendi, badan dan tulang pegal-pegal, otot pada sakit, badan lemas dan lain sebagainya.

4. Meningkatkan risiko mandul pada wanita

pixabay.com/Free-Photos
pixabay.com/Free-Photos

Dampak lainnya jika kekurangan sinar matahari yakni menyebabkan kemandulan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena, wanita jika kekurangan paparan sinar matahari, hormon melatonin dalam tubuhnya akan meningat. Hormon tersebut dapat menekan kesuburan, sehingga menyebabkan seseorang sulit untuk hamil.

5. Meningkatkan risiko terkena penyakit jantung

pixabay.com/geralt
pixabay.com/geralt

Tak hanya untuk kesehatan tulang, vitamin D pada sinar matahari pun berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung. Pasalnya, sinar matahari berperan penting juga dalam menjaga tekanan darah dalam tubuh.

Penelitian yang dikemukakan oleh para ahli di Harvard School of Public Health, jika kekurangan vitamin D dari sinar matahari, ternyata dua kali lipat lebih rentan terkena kanker payudara, kanker prostat dan penyakit jantung.

6. Pada anak-anak memperlambat dan mengganggu pembentukan saraf baru

pixabay.com/Skitterphoto
pixabay.com/Skitterphoto

Matahari tak hanya berperan penting sebagai vitamin D bagi dewasa. Anak-anak pun jika jarang terpapar sinar matahari berisiko terkena multiple sclerosis. Multiple sclerosis adalah suatu penyakit yang menyerang sistem saraf pusat. Namun pada anak-anak penyerangannya tidak secara tiba-tiba, melainkan akan tejangkit pada saat dewasa kelak.

Itulah dampak buruk bagi kesehatan jika kamu jarang bahkan tidak pernah terpapar sinar matahari. Sebisa mungkin, biasakan setiap hari untuk terpapar sinar matahari, misalnya dengan cara berjemur di pagi hari sekitar 15 menit saja.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ineu Nursetiawati
EditorIneu Nursetiawati
Follow Us

Latest in Health

See More

Kebiasaan Pakai Parfum di Leher, Bahaya buat Kesehatan?

07 Apr 2026, 13:12 WIBHealth