Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

9 Hormon Ini Bisa Mempengaruhi Keadaan Berat Badanmu, Lho!

9 Hormon Ini Bisa Mempengaruhi Keadaan Berat Badanmu, Lho!
homestratosphere.com
Share Article

Mungkin kamu heran mengapa setelah diet, kamu tetap tidak berhasil menurunkan berat badan. Ternyata, selain gaya hidup dan diet yang tidak sehat, hormon juga dapat berperan dalam penambahan berat badan.

Jika kamu ingin mengetahui hormon mana yang mungkin menjadi kendala dalam perjalananmu untuk mendapatkan tubuh impian, cek penjelasannya berikut ini. 

  1. 1. Estrogen

    unsplash.com/@icons8
    unsplash.com/@icons8

    Tingkat estrogen yang tinggi membuat kamu mudah bertambah berat badan meskipun makanan yang kamu makan sedikit. Lemak ekstra ini paling sering disimpan di pinggul. Selain itu, kelebihan estrogen juga bisa membuat siklus menstruasi menjadi tidak teratur, dan kamu mungkin bisa mengalami sakit kepala atau menjadi terlalu emosional.

  2. 2. Serotonin

    thefoodcodes.com
    thefoodcodes.com

    Kurangnya serotonin yang serius hampir selalu berakibat pada gejala depresi dan suasana hati yang buruk. Selain itu, orang dengan kekurangan serotonin sering mengubah kebiasaan makan mereka. Hal inilah yang bisa memicu nafsu makanmu sehingga kamu sulit mengontrol pola dan porsi makanan.

  3. 3. Ghrelin

    unsplash.com/@rawpixel
    unsplash.com/@rawpixel

    Ghrelin adalah hormon yang menentukan apakah kamu lapar atau tidak, dan itu sangat sulit dikontrol! Bahkan setelah satu tahun menjalani diet rendah kalori, tingkat ghrelin kamu masih bisa tinggi karena tubuh tetap akan mencoba untuk menyimpan jaringan lemak untuk berjaga-jaga.

  4. 4. Neuropeptida

    unsplash.com/@luschetinger
    unsplash.com/@luschetinger

    Jika konsentrasi neuropeptida Y dalam darah seseorang tinggi, itu akan berpengaruh terhadap nafsu makan. Sehingga, kamu bisa makan dengan porsi yang lebih besar. Hormon ini tidak hanya dapat menyebabkan bertambahnya berat badan tetapi juga obesitas klinis.

  5. 5. Glukagon

    livegreatfitness.com
    livegreatfitness.com

    Glukagon menurunkan nafsu makan dan mendorong pencernaan lemak dalam tubuh. Tingkat hormon ini akan menurun setelah situasi yang menekan yang memicu timbulnya stres. Sehingga kamu akan mengatasinya dengan cara makan yang banyak.

  6. 6. Adrenalin

    unsplash.com/@zohre_nemati
    unsplash.com/@zohre_nemati

    Hormon adrenalin (epinefrin) dapat meningkatkan proses metabolisme dan membakar jaringan lemak. Epinefrin adalah semua emosi paling jelas yang bisa kamu rasakan dalam keadaan tertentu (kadang-kadang ekstrem). Hormon ini dapat meningkatkan mood yang juga mempengaruhi nafsu makanmu.

  7. 7. Testosteron

    people.com
    people.com

    Testosteron dianggap sebagai hormon pria, tetapi juga memainkan peran penting dalam tubuh wanita. Kelebihan testosteron dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Selain itu, hormon ini juga akan membiarkan jaringan lemak disimpan di bagian atas tubuh seperti lengan, dada, dan leher.

  8. 8. Adiponektin

    diabeteszone.org
    diabeteszone.org

    Berat badan yang berlebihan sering menunjukkan kurangnya adiponektin, terutama jika lemak disimpan di bagian tengah tubuh. Jika kamu telah didiagnosis menderita diabetes tipe 2, kemungkinan tingkat adiponektin di tubuhmu terlalu rendah. Itulah mengapa orang yang terkena diabetes sering kali terlihat gemuk.

    Itulah beberapa hormon yang berpengaruh terhadap keadaan berat badan dan nafsu makan. Tapi ingat ya guys, semua saran harus dianggap sebagai tambahan. Jika kamu berpikir kamu memiliki masalah hormonal, konsultasikan dengan dokter. Hanya seorang profesional yang bisa memberi diagnosis yang tepat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More